Azalea Clover

Azalea Clover

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 19, 2019
23 september. Bagi setiap orang pasti menunggu tanggal ini. Kenapa? Karena tanggal ini adalah tanggal dimana musim berganti. Yap musim gugur. Di musim inilah setiap tumbuhan akan mengugurkan daunnya. Sebagian orang pasti akan mengabdikan fenomena musim ini. Namun tidak dengan seorang gadis yang membenci musim ini. Musim dimana ia mengurung dirinya dalam belenggu keputusan, kekecewaan, kesedihan dan kematian. Azalea clover, seorang gadis yang membenci musim gugur dan memiliki kemampuan di luar nalar manusia. "Hal yang gue benci dari musim gugur adalah karena ia menjadi salah satu hal dari peristiwa yang menyakitkan ". *** Perisiwa menyakitkan? Wah wah perisiwa apakah itu? Kepo? Yuk bacain aja ceritanya dan siap-siap akan ada adegan yang membuat perut mual.. Hohoho.. 😂😂 #happyreadingguys ❤
All Rights Reserved
#17
pembunuhanberantai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BACK [TERBIT]
  • Entangled
  • Elio's Obsession [END]
  • Top Ranking [TERBIT]
  • Misteri Perpustakaan (Sudah Terbit)
  • Kos Sarman
  • DI BALIK ANDROMEDA (END/REVISI ULANG)
  • ASRAMA BERDARAH | END | TERBIT ✔
  • Ready or Not? (HIATUS)

Untuk info pembelian bisa DM Instagram author @a_pjlst Rank: # 1 - bunuh diri (20 Desember 2023) # 1 - pembalasan (16 Mei 2024) # 2 - dendam (20 Mei 2024) # 3 - misteri (7 Juli 2024) Kedatangannya bagai bom waktu, terutama untuk mereka yang menjadi dalang dari kematian gadis itu. Aura Bercly Alexander, ia kembali untuk menghukum mereka yang menutup mata akan ketidakadilan. Tak ada tatapan sendu, takut atau jalan menunduk, kini hanya ada tatapan mengintimidasi yang ia layangkan. "Ngga mungkin kan dia, kembali?" "Please, bilang ke gue ini cuma prank!" Sesekali ia tersenyum menatap seluruh penghuni sekolah dari atas gedung berlantai 3 itu. "Bukankah kurang lengkap jika kebahagiaan tanpa adanya ketakutan?" ••• PLEASE DON'T COPYRIGHT MY WORK!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines