Alur Waktu yang Luar Biasa

Alur Waktu yang Luar Biasa

  • WpView
    Reads 3,035
  • WpVote
    Votes 172
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 23, 2021
Dan matanya tertuju ke salah satu orang yang dia kenal. Iya!! Umik Laila dan sosok yang satunya lagi, siapa lagi kalau bukan Azmi Askandar. Tanpa disadari, Aresya tersenyum kearah mereka berdua, lebih tepatnya ketika Azmi menatap intens dan menunjukkan senyum tipis kepadanya. "Astaghfirullah..." batin Aresya. Dia melanjutkan qiro'ah nya sampai selesai. "Shodaqallaahul'adziim"
All Rights Reserved
#747
santri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • hanya untuk bunda
  • Keenan Al Farizy
  • Takdir Cinta Aisyah
  • Kamu Takdirku (Sudah Terbit)
  • Garis Takdir Anastasya
  • Daisy
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • Hatiku Memilihmu [END]
  • ISTRI RAHASIA GUS ADNAN : a big secret, puzzle the game
  • SAYA BUKAN SEORANG GUS

"Gak usah sok suci deh, lo itu J***NG TAU GAK" teriak azzam keras, setetes air mata mengalir dari mata liyya, mendengar teriakan azzam yang begitu menusuk "gue kira bocah polos kayak lo tu emang beneran tulus, tapi ternyata gue salah, lo udah manfaatin muka polos lo itu buat nge bodohin gue IYA" belum sempat liyya menjawab azzam sudah kembali meradang. "Lo gak mau sama gue karena gue belum Kaya kan, jadi lo gak bisa foya foya kalau sama gue, dan lo malah sama om om itu supaya lo bisa punya banyak duit" sentak azzam keras, tanpa memperdulikan tatapan anak anak seisi kelas ipa 1, yang menatap azzam syok, apalagi mendengar teriakannya Mereka gak nyangka kulkas 7 pintu seperti azzam bisa banyak bicara kayak gitu "Lo gak mau pacaran sama gue bilangnya lo takut dosa tapi apa, LO MALAH SAMA OM OM ITU, NGAKU LO DIBAYAR BERAPA LO, BUAT BISA MUASIN MEREKA, JAWAB" suara azzam menggema, tak ada yang berani bersuara, semua takut jika azzam sudah mengamuk, bahkan ada yang berlari keluar kelas karena takut. Sedangkan liyya, air mata terus mengalir dari matanya, tanpa memperdulikan apapun liyya menghapus air mata kasar dan beranjak berlari pergi dari kelas. . . . Saat kalian bertanya siapa yang paling ku cinta di dunia ini? Jawabannya adalah bunda Dia bundaku.... Ya aku sangat menyayanginya dari dunia dan seisinya, aku hanya ingin, firman Allah yang kuhafal hari ini, kemarin dan esok, akan mengantarkannya kepada pintu syurga, ingin rasanya aku memasangkan mahkota hafalanku dikepalanya aku hanya ingin tetap bersamanya di dunia dan akhirat, aku hanya ingin melakukan setidaknya aku membalas satu persen dari yang dia lakukan untukku, meski hanya satu persen , aku tak mau memperosokkan dia kedalam jurang jahannam. maka izinkanlah kelak aku memasangkan mahkota ini di akhirat dan di dunia, meskipun kapan waktunya, aku akan berusaha

More details
WpActionLinkContent Guidelines