Me, always alone

Me, always alone

  • WpView
    LECTURAS 11
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, sep 5, 2019
"Nyatanya di dunia yang luas ini, aku sendiri. Tapi tenang saja, aku sudah mahir berpura-pura" Percayalah!! Teman sejati, sahabat, dan sejenisnya hanya ada di dunia fiksi. Bukan dunia nyata. Karena yang ada hanyalah teman pilih kasih, teman yang memanfaatkan kelebihan, teman munafik, serta teman naif, yang hanya datang ketika ada maunya. Nggak percaya? Mau bukti? Aku jawabannya. Iya, aku. Dan sekarang, selamat datang di kisahku
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Halaman Hidupku
  • GARA IS MINE
  • ketika sahabat menjadi pengkhianat
  • Heart to you.(END)
  • Menyerah atau Bertahan?
  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • Setelah Luka - a story about healing and love that finally feels right
  • SEARCHING FOR TRUE FRIENDSHIP

patah mana yang tak kupulihkan sendiri, sakit mana yang belum pernah ku rasakan. Saat dunia menuntutku tegar tanpa memperdulikan bagaimana aku bertahan. Setiap luka selalu ku peluk dalam diam, sembari belajar mencintai diriku yang perlahan hancur. Mereka selalu melihat senyumku, tapi tak pernah tau pertempuran yang ku rahasiakan di balik hati dan pikiranku. Aku berjalan dengan hati yang lelah, namun tetap berdiri meski runtuh dalam sunyi. Aku menangis tanpa suara, meratap dalam jiwa yang hampir mati rasa. Bahkan nafas pun terasa sesak, seolah dunia tak memberiku kesempatan untuk sekedar tenang. Sebab kalau bukan diriku, siapa lagi yang memeluk hatiku sendiri, saat semua memilih pergi ketika aku paling membutuhkan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido