Adriella Maryam

Adriella Maryam

  • WpView
    Leituras 150
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, out 5, 2019
WpInfo
Ficção
Temas Sociais
Berawal dari pertemuan singkat dengan seorang wanita bercadar, Adriella Miriam Esther akhirnya mengubah arah nahkoda kepercayaannya akan Tuhan. Meskipun dalam proses menemukan keyakinannya itu, ia harus menjadi penentang bagi keluarganya sendiri. Namun, atas izin Allah, seberat apapun permasalahan dan konflik yang harus ia hadapi, ia tetap teguh di atas pendiriannya. Ia pun bersyahadat dihadapan para jemaat dan seorang pendeta yang notabene adalah ayahnya sendiri. - Adriella Maryam - Ini sepenuhnya adalah ide saya sendiri, dan saya tidak bermaksud untuk menyinggung suatu agama tertentu. Adapun hal-hal yang terkait, sepenuhnya dimaksudkan untuk mendukung alur cerita tokoh saja. Mohon pengertiannya :) Dan selamat menikmati 💓 Barakallahu fiikum 💕
Todos os Direitos Reservados
#38
moslem
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Assalamu'alaikum Kekasih Impianku [END]
  • SYAQIL (Kuliah Tapi Nikah) || TERBIT✓
  • because Alloh
  • Catatan sang Musafir (Completed)
  • Cerita: My Unexpected Life
  • terhalang tembok realisasi
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • Imam Rahasiaku [TERBIT]
  • IMAM UNTUK SISIL [TERBIT]
  • Cahaya cinta Terakhir [On Going]

𝐒𝐄𝐋𝐄𝐒𝐀𝐈 [𝐏𝐀𝐑𝐓 𝐋𝐄𝐍𝐆𝐊𝐀𝐏] [𝗦𝗽𝗶𝗿𝗶𝘁𝘂𝗮𝗹-𝗥𝗼𝗺𝗮𝗻𝗰𝗲] 𝗙𝗼𝗹𝗹𝗼𝘄 𝗮𝗸𝘂𝗻 𝘄𝗮𝘁𝘁𝗽𝗮𝗱𝗸𝘂:) ⚠️𝗗𝗜𝗟𝗔𝗥𝗔𝗡𝗚 𝗣𝗟𝗔𝗚𝗜𝗔𝗧⚠️ •••• Aku hanyalah perempuan biasa yang sedikit mengerti tentang Agama. Bahkan, bisa membaca Al-Qur'an saja, diriku bersyukur tak terkira. Aku memang sederhana, tak pandai bergaya, apalagi memamerkan keindahan wajah yang putih dan bersih seperti perempuan diluar sana. Akan tetapi, saat mengenalnya aku merasa aku mengagumi dirinya. Namun, aku tau diriku tak layak bila disandingkan dengannya. Dia adalah sosok yang begitu mapan, baik akhlak maupun tutur bahasanya. Dirinya seorang Hafidz Qur'an. Bahkan disegani banyak orang. Sedangkan diriku, hanya perempuan biasa. Daripada dia yang jelas mengerti Ilmu Agama. "Aku akan mengkhitbahmu," katanya berhasil membuatku mendongak seketika. "Kak maaf, tapi aku-" "Aku akan datang nanti malam," lanjutnya yang menimbulkan gejolak dalam dadaku. "Maaf Kak, tapi aku tidak pantas untuk Kakak. Aku hanya perempuan biasa yang tak pandai beragama. Bahkan Kakak tau itu, aku bisa membaca Al-Qur'an saja bersyukur Kak. Sedangkan Kakak, seorang Hafidz Qur'an, bahkan disegani banyak orang. Maaf, aku tidak pantas untuk Kakak, permisi. Wassalamu'alaikum." •••• #penasaran? Langsung cek ya:) Start : 30 Januari 2021 End : 08 Mei 2021 𝗖𝗘𝗥𝗜𝗧𝗔 𝗠𝗨𝗥𝗡𝗜 𝗔𝗦𝗟𝗜 𝗗𝗔𝗥𝗜 𝗣𝗘𝗠𝗜𝗞𝗜𝗥𝗔𝗡 𝗦𝗘𝗡𝗗𝗜𝗥𝗜. © Images from pinterest

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo