Adriella Maryam

Adriella Maryam

  • WpView
    Reads 150
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 5, 2019
Berawal dari pertemuan singkat dengan seorang wanita bercadar, Adriella Miriam Esther akhirnya mengubah arah nahkoda kepercayaannya akan Tuhan. Meskipun dalam proses menemukan keyakinannya itu, ia harus menjadi penentang bagi keluarganya sendiri. Namun, atas izin Allah, seberat apapun permasalahan dan konflik yang harus ia hadapi, ia tetap teguh di atas pendiriannya. Ia pun bersyahadat dihadapan para jemaat dan seorang pendeta yang notabene adalah ayahnya sendiri. - Adriella Maryam - Ini sepenuhnya adalah ide saya sendiri, dan saya tidak bermaksud untuk menyinggung suatu agama tertentu. Adapun hal-hal yang terkait, sepenuhnya dimaksudkan untuk mendukung alur cerita tokoh saja. Mohon pengertiannya :) Dan selamat menikmati 💓 Barakallahu fiikum 💕
All Rights Reserved
#37
moslem
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PRIVATE MOVIE  [On Going]
  • because Alloh
  • Bersama imamku
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • SYAQIL (Kuliah Tapi Nikah) || TERBIT✓
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • Its Just A Matter Of Time
  • H2 TARIM
  • KISAH KITA DI SEKOLAH
  • IMAM UNTUK SISIL [TERBIT]

"Menurut kamu LDR yang paling jauh itu, kaya gimana?" tanya Clemira. Ray menoleh ke arah suara tersebut sambil mengerutkan dahi, "Beda hati karena itu lebih jauh dari beda negara, menurut kamu?" "Beda keyakinan" Karena permintaan dari sang Ayah, Clemira pindah ke sekolah kristen sedangkan agama yang dianutnya adalah Islam. Berada dalam ruang lingkup yang asing membuat Clemira sulit untuk beradaptasi, sampai pada akhirnya setiap tingkah kecil yang Clemira lakukan memancing empati Ray. Seringnya berinteraksi membuat mereka merasakan kenyamanan dan kecondongan yang semakin kuat. Bagaimana aku tidak mencintaimu, sedangkan engkau menghujaniku dengan banyak perhatian, dan setengah dari cinta adalah perhatian. -Clemira Aku bersamamu, kamu bersamaku, tapi kita tidak bersama. Jika ada separuh cinta itu berupa perhatian, maka separuh yang lain berupa pengorbanan. Siapa yang akan berkorban?

More details
WpActionLinkContent Guidelines