Three Months with You

Three Months with You

  • WpView
    Reads 340
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 28, 2019
"Please, beri aku kesempatan." Joan hanya diam. "Baiklah aku beri dua pilihan. Yes or Yes?" Joan membulatkan matanya penuh. "Pilihan macam itu James?!" Joan memekik tak terima. "Pilihanmu hanya itu Jo. Suka atau tidak suka, aku beri waktu lima menit untuk berfikir." Joan termenung memikirkan tawaran James, sampai-sampai tak sadar jika batas waktu yang di berikan James telah habis. "Diam bearti kau menerimaku menjadi kekasihmu." James tersenyum senang. Joan menggerang frustasi. "James!!!" pekik Joan sekali lagi, tapi tak berlangsung lama karena setelah itu James membungkam mulutnya dengan sebuah ciuman. "Buktikan padaku selama sisa waktu yang ada bahwa kau sungguh-sungguh kepadaku?" ucap Joan setelah dirinya terbebas dari ciuman James. James terdiam lalu mengangguk tanda ia setuju akan ide Joan. "Waktumu hanya tiga bulan, dan kau sudah menghabiskan waktumu tiga hari. masih tersisa dua bulan duapuluh tujuh hari dan tolong tunjukkan kesungguhanmu." ... Akankah James mampu membuktikan ketulusannya pada Joan atau sebalikanya, ia akan kalah dengan waktu yang terus berlalu. Dan mampukah Joan menerima semua pembuktian dari James ketika semua rahasia terkuak.
All Rights Reserved
#214
boss
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CRUSH HOUR /TAMAT
  • Mine, No Exit (END)
  • You're Here, But Not For Me
  • Agga? Sucks! (SELESAI)
  • BEST OF US - TERBIT CETAK
  • Payback's Sweet
  • OOSHANKA
  • Maniac Step Brother (18+)
  • ANDIEN  :  DO YOU WANT ME

MATCHMAKER SERIES KAROS PUBLISHER Seda Dactari adalah pria kaku yang hidup bersama perempuan yang dijodohkan orangtuanya bernama Odessa Fica. Nama mereka mungkin mirip, tapi tidak secara ketertarikan. Dalam rumah tangga yang tidak menarik itu, mereka berusaha aktif melakukan kegiatan seksual. Tujuannya hanya satu; anak. Namun, tidak ada satupun hasil yang terlihat selama tiga tahun berumah tangga. Keduanya tidak menyalahkan satu sama lain, orangtua kedua belah pihak juga memilih bungkam karena merasa sudah menyatukan keduanya. Yang tidak sabar adalah Odessa. Dia meminta saran salah satu teman, dan diberi satu kesimpulan gila. "Lo harus bahagia dulu, deh, kayaknya, bok! Jangan stres! Gimana mau jadi kalo pas proses bikinnya aja nggak dinikmatin." Begitu kesimpulannya. Sayang, Odessa tak tahu bagaimana caranya bisa bahagia supaya bisa menikmati malam berdua dengan suaminya yang kaku, Seda. Saat tak sengaja melihat teman kantornya senyum-senyum sendiri tak jelas di depan ponsel. Odessa ingin tahu. Hingga nama satu aplikasi pencari jodoh terlintas dalam kepalanya untuk mendapatkan 'kebahagiaan itu'. Madam Rose, begitu nama aplikasinya. Dan Odessa tertarik untuk mencoba peruntungan main-mainnya. Di MadamRose itulah Odessa menemukan ciri-ciri paling 'dekat' dan menurut instingnya sangat cocok untuk membuatnya lebih rileks. Setiap jam kantor, notifikasi dari aplikasi tersebut masuk. Aneh. Tapi pasangannya di aplikasi itu memang selalu lebih aktif pada jam kerja. Lama-lama, karena nyaman bertukar pesan di sana Odessa jadi memiliki kriteria waktu yang baru. Crush Hour ditengah Office hour-nya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines