Cemasku Banyak

Cemasku Banyak

  • WpView
    LETTURE 9
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, ago 25, 2019
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
seorang perempuan yang sedang memikirkan masa depannya, masih menyimpan keraguan penuh tanda tanya akan sosok teman hidup yang akan mendampinginya. Harap-harap cemas dengan segala yang sudah dilalui akan menjadi sebuah cerita sedih yang sia-sia. Pertanyaan demi pertanyaan, keraguan yang selalu menghantui di dalam benak dan berbisik, "apa dia bisa membuatku bahagia?" "apa dia bisa mendampingiku sampai akhir hayat?" "apa kita bisa melewati kerasnya terjangan ombak kehidupan?" "apa kita mampu melawan jutaan ego hanya untuk menyelamatkan "kita"?" Ribuan pertanyaan selalu berbisik di telinga, jawaban pasti belum ku temukan, mungkin seiring berjalannya waktu kan ku temukan jawaban yang selama ini ku nanti. Ketika jawaban yang ku nanti tak sesuai dengan harapanku selama ini, aku hanya bisa menghela nafas dan berkata "oh, ini jawabannya". Tak kan ada yang sia-sia dari penantian, meskipun tak berbuah manis, akan selalu ada hikmah yang bisa diambil.
Tutti i diritti riservati
#33
perjalanancinta
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Sound Of Heart
  • ASRAR|
  • Jeritan Anak Broken Home 17+
  • Seperempat Aku dalam Dunianya
  • xena✅(REVISI)
  • Back For Me (Completed)
  • Arjuna
  • ANGKASA
  • Abu-abu [TAHAP REVISI]

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti