[ 🆂🅷🅾🆁🆃 🆂🆃🅾🆁🆈 ] Jinaresta atau mungkin Kim Seokjin seolah tengah mendeklarasikan perang terhadap dirinya sendiri. Sebilah belati maupun sayatan senja di cakrawala tak lagi mampu menggores setitik rekah maupun pukah pada jiwa afsun semerah darah tersebut. Seokjin jelas memborbadir diri dengan sikap denial absolut apalagi mengetahui bahwa gadis pengulas patri bak baskara itu ditenggelamkan shyam sang rembulan, ditertawai lakuna sampai pada titik terburuk dicemooh semesta. Alih-alih menarik diri dari kubangan, Kim Seokjin pemilik adikara labium tebal tersebut memilih opsi terburuk, yaitu harus menjadi kepingan jiwa berbinar di hadapan Ran Selona dengan mengawat dosa tak lekang waktu. ©2020-2021, 𝚑𝚎𝚕𝚕𝚊𝚗𝚊𝚟𝚢.
Detail lengkap