How Could You?

How Could You?

  • WpView
    Reads 306
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 20, 2023
Sulit bagi Helen untuk menerima kenyataan yang pahit secepat kilat. Helen selalu menaruh harapan dan kepercayaannya untuk Faza. Namun kini, entah apa yang terjadi pada sosok laki-laki itu hingga membuat Helen terus menunggu. Hari demi hari ia lalui sendiri ditengah hubungannya yang sulit ia pahami. Hanya berlandaskan pada rasa kepercayaan dan kesetiaan, Helen mampu bertahan sampai sejauh ini. Hingga pada akhirnya, Helen berada pada titik letihnya dan memilih untuk berhenti karena menemukan cahaya seolah telah membukakan matanya. Apa yang ia maksud cahaya itu? Dan akankah Helen benar berhenti atau hanya sekedar beristirahat? - How Could You?
All Rights Reserved
#2
hurtfulwords
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Stolen Before Fallen
  • Derena
  • Perlahan [GreShan] (Tidak ada lanjutan)
  • Kaviry
  • SILENCED AT 302 [END]
  • Mr. Styles (Harry Styles x Kendall Jenner)
  • 2 Minus 1 [END]
  • Come Back!
  • ARNWOLF (END)

[FOLLOW ME BEFORE READING.] Apa yang akan dilakukan saat waktu hampir habis? Waktu yang selama ini tidak pernah berhenti, tiba-tiba mengajak untuk menghabisi dunia. Kau pikir, semuanya akan baik-baik saja. Sampai saat yang paling lama kau baru boleh pergi. Tapi tiba-tiba, kau teringat tentang waktu yang selama ini telah kau habiskan. Lalu menyesalinya. Seolah-olah kau ingin memiliki lebih banyak waktu lagi. Menurutmu, apa semuanya masih bisa baik-baik saja? Gilang memikirkan hal yang sama setelah ia mendapat tugas untuk menjaga saudara angkatnya. Bukannya apa-apa, Gilang hanya tidak mau menghabiskan waktunya yang tidak seberapa untuk tugas menjaganya itu. Ia juga tidak mau menyerahkan waktunya bersama orang lain. Bahkan sedetik pun. Tapi siapa yang tahu, Gilang malah jatuh cinta pada saudara angkatnya. Mati-matian ia berusaha agar Adin tidak balas mencintainya. Dan sekarang, semua terserah pada Gilang. Karena waktunya tidak bisa menunggu. Setidaknya, sampai mati. [PLEASE, DON'T COPY MY STORY.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines