P U T I H
  • WpView
    Reads 309
  • WpVote
    Votes 85
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 23, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Semua seperti darah yang memancar mengenai dinding ruangan, Menyisakan satu mata dengan palet putih; Kemudian menyiramnya dengan tinta. "Elvir Aisar Agnelo, kau terkutuk. Kau pengkhianat," Ini kisah diskriminasi terhadap mereka. Ketidakadilan terhadap 'Putih' Dan kesialan bagi 'Elvir' "Jadi apa, Elvir? Kau tidak putih seperti rambut ataupun matamu, apa yang kau tunggu? Pergilah." - P U T I H -
All Rights Reserved
#166
sastraindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MAGDALERA (CHANBAEK GS 21+)
  • Because You..
  • Chasing You | TAMAT ✔
  • Dosen, Selalu Benar [TAMAT] BELUM REVISI
  • DOSENKU MANTANKU [SUDAH TERBIT]
  • DOSENKU HOT SUGAR DADDY
  • RAESHA (Revisi)
  • My Boyfriend Is a Lecturer? [Completed]
  • Moodbooster Ku [REVISI]
  • Cinta dan Takdir Rania [End]

Cordelia Magdalena, Tuan Putri Kerajaan Magdalera. Hidup dengan kutukan yang tak terlihat oleh dunia, sebuah penyakit misterius yang memaksanya meminum darah untuk bertahan hidup. Ada tingkatan hal sebagai penawar: darah sapi betina, darah manusia yang berwarna hitam, dan- "Apa air manimu juga berwarna hitam?" Satu alis pria itu menukik ke atas. "Apa anda sadar dengan apa yang baru saja anda tanyakan, Yang Mulia?" tanyanya dingin. "Kuharap anda memiliki pengetahuan tentang dari mana air mani itu berasal. Lantas jika air maniku berwarna hitam memangnya kenapa? Apa itu merupakan penawar yang paling ampuh untuk penyakitmu?" "Ya." Pria itu terdiam. "... Dengan diminum, atau-" "Bisa keduanya." Jawab Cordelia. "Jadi maukah kau membuat kesepakatan denganku? Jika kau membutuhkan sesuatu, kau bisa langsung mengatakannya padaku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines