P U T I H
  • WpView
    Reads 309
  • WpVote
    Votes 85
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 23, 2020
Semua seperti darah yang memancar mengenai dinding ruangan, Menyisakan satu mata dengan palet putih; Kemudian menyiramnya dengan tinta. "Elvir Aisar Agnelo, kau terkutuk. Kau pengkhianat," Ini kisah diskriminasi terhadap mereka. Ketidakadilan terhadap 'Putih' Dan kesialan bagi 'Elvir' "Jadi apa, Elvir? Kau tidak putih seperti rambut ataupun matamu, apa yang kau tunggu? Pergilah." - P U T I H -
All Rights Reserved
#62
sastraindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Boyfriend Is a Lecturer? [Completed]
  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Dendam Yang Terpendam
  • Dosen, Selalu Benar [TAMAT] BELUM REVISI
  • RAESHA (Revisi)
  • DOSENKU MANTANKU [SUDAH TERBIT]
  • Because You..

Takdir seseorang memang tidak ada yang tahu. Siapa yang menyangka, Dara Griselda, mahasiswi selengean, barbar dan tersantai sepanjang masa itu, akan di incar oleh dosen baru di kampusnya. "Saya suka sama kamu." "Suka dalam artian?" "Dalam arti saya sebagai laki-laki, yang menyukai seorang perempuan." "Pak, serius deh. Saya emang jomblo, tapi ga baik loh godain anak gadis kaya gitu." "Kenapa? Kamu takut baper?" "Saya lebih takut lagi, kalo Bapak beneran suka sama saya." [Spin Off || The Lecturer Is MINE || ]

More details
WpActionLinkContent Guidelines