Life Is Education

Life Is Education

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 19, 2019
Aku nia, bermuka jelek dan menjijikkan. Aku tinggal dikebun dan besar dihutan bersama orangtuaku. Hidupku berubah ketika aku berjumpa pangeran yang sangat setia dan menyanyagiku. Sehingga suatu saat aku dan suamiku mengalami masalah yang sangat besar sehingga aku harus kuat sendiri. Bagi para pembaca penasaran dengan masalah apa yang aku alami dan bagaimna aku bisa jumpa dengan pangeran yang cukup setia dan menerima aku apa adanya. Jangan lupa dibaca dan dukungan teman2 semua ya 😊
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear Future (new version)
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Embun Pagi
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • IF YOU
  • Cita Cinta Jenna
  • M E M O R Y  (On Going)
  • Accompany Me - {REVISI}
  • Mencoba untuk berubah 🐾

Mungkin sebagian sudah pernah baca cerita ini dengan nama tokoh lain. Ini bukan aku menjiplak karya orang, tapi ini memang karyaku yang hanya aku revisi aku rombak dan aku ubah nama tokohnya supaya bisa dibaca semua orang. Jadi jangan beranggapan kalau aku plagiat karya orang ya. Kamu bersamaku, jiwamu di dekatku. Tapi kenapa aku tidak tahu semua tentangmu. Aku pikir setelah jauh mengenalmu kamu sudah bisa terbuka kepadaku. Ternyata tidak, seakan banyak rahasia yang kamu sembunyikan. Lalu apakah aku memang memiliki tempat spesial di hatimu atau hanya pengisi kekosongan sementara. Di mana kamu akan pergi jika memang sudah mendapat yang lebih baik dariku? Dan aku hanya sebatas pengganti dia yang ada di masa lalumu? Tak bisakah aku menjadi masa depanmu? Di mana hanya ada kamu dan aku, kita berdua. -Iqbaal Pradipta Seandainya aku bertemu denganmu sebelum aku bersamanya mungkin keadaannya tidak serunyam ini. Tapi aku tidak menyesal karena bagaimanapun juga masa lalu itu memang harus ada. Bukannya aku tak mau jujur, hanya saja aku tidak bisa jika kamu menginginkan hanya ada kita berdua karena aku sudah harus bertanggung jawab pada malaikat-malaikat kecilku. Aku hanya takut jika yang lalu akan terulang lagi dan menyisakan aku yang terpuruk lagi. Selamat datang di masa depanku, yang banyak berisi tentang teka-teki yang mungkin sulit untuk kamu pahami. -Anastasya Lee

More details
WpActionLinkContent Guidelines