Cantik karena Akhlak

Cantik karena Akhlak

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 27, 2019
Cantik itu bukan tebalnya bedak yang mengenai pipi. Namun, tentang iman dan hati. Fisik bisa dikatakan sempurna, semua pasang mata menyukainya. Namun, jika akhlak dan imannya tak secantik fisiknya, maka kecantikan itu tidaklah bermakna. Maka, jadilah cantik dengan cara yang berbeda. Menjadi perempuan yang terhormat, mahal, dan terjaga. Jika terus memikirkan tentang fisik, maka bersiaplah untuk begitu kecewa jika masa tua tiba. Karena, kulit indah itu akan berkeriput, badan langsing itu perlahan membungkuk dan pada akhirnya kecantikan yang selama ini didapatkan tidaklah bertahan. Menjadi perempuan terjaga akan lebih bermakna. Mempunyai iman yang sempurna akan lebih berharga. 🌸Ini adalah motivasi pertama saya.. Jika ada kesalahan mohon di kritik karena saya masih belajar #sepercik_motivasi
All Rights Reserved
#623
motivation
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LENTERA KEABADIAN By Rawnaa
  • 𝓐𝓴𝓾 𝓢𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓜𝓮𝓶𝓪𝓷𝓭𝓪𝓷𝓰 𝓛𝓪𝓷𝓰𝓲𝓽 𝓑𝓲𝓻𝓾 𝓘𝓽𝓾
  • ketika ku harus memulai tuk berhijrah
  • ABBIYYA AL-FARIZI [TERBIT]
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • Nasehat Dan Motivasi Islam
  • Insecurity [ SEGERA TERBIT ]
  • BE MY SELF
  • tasbih cintaku

🌹السلام عليكم ورحمة الله وبركاته🌹 Wellcome.... Seorang wanita cantik bernama Azuhra Kamila Nur Asyifah, wanita yang berparas cantik, mempunyai hafalan yang cukup tinggi, dan mempunyai keinginan untuk melanjutkan pendidikannya di universitas impiannya di kairo-mesir. Dengan seorang pria tampan, gagah, dan pintar dalam menghafal gus Rayyan Al-fatih Narendra. Seorang Anak kiyai yang mempunyai pondok pesantren Darul Al-Karimah, saat ini mereka berdua saling dijodohkan dengan kedua orang tuanya yang sudah cukup lama saling mengenal. "Zuhra tidak mau dijodohkan seperti ini, Ummi." kata Zuhra lirih, sambil memohon. "Abi, Rayyan belum siap jika harus menika! Apalagi sampai dijodohkan seperti ini, Tolong batalkan saja." kata Rayyan sambil memohon pada Abinya. Lalu, bagaimana kelanjutan kisah mereka berdua? Apakah perjodohan ini akan diterima? Atau malah sebaliknya? "Kita tidak pernah akan tau seperti apa keikhlasan hati mereka dalam menerima perjodohan yang kita tidak pernah menyangka. Sungguh, hanya takdir lah yang dapat menetukan setiap hal yang bisa kita terima." ⚠️DISCLAIMER⚠️ 📌 Cerita ini 100% fiksi. 📌 Cerita yang dirangkum dengan sebaik mungkin. 📌 Tidak ada unsur pribadi manapun. 📌 Tulisan/cerita ini murni dibikin sendiri. ✨Kelanjutan cerita bisa baca di tiktok juga. ✨Mari hargai karya orang lain tanpa menjatuhkan. ✨ AND HAPPY READING GAESSS.....

More details
WpActionLinkContent Guidelines