My Ex Husband

My Ex Husband

  • WpView
    reads 1,923,075
  • WpVote
    Stemmen 68,796
  • WpPart
    Delen 58
WpMetadataReadVoor volwassenenCompleet woe, okt. 7, 2020
"Izinkan Revan menikah lagi, Fah" Nadifah terperanjat kaget. lalu mentap suaminya. "Mas.." "Tapi kenapa Mah?" "Takutnya, kalian sampai sekarang tidak memiliki anak kerena kamu mandul Nadifah.." lanjut ibu mertuanya. Kecewa.sedih.terluka. Nadifah menghembuskan nafasnya panjang. "Baik, aku izinkan.." "Tapi" "ceraikan aku" _________________________________________ NO COPAS COPAS YA!
Alle rechten voorbehouden
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Menikah Dengan Mantan? (END)
  • Red Flag : Love That Binds
  • My Baby Boy (Proses Revisi)
  • Proposal Making A Baby [EDISI REPOST]
  • Rumah Penuh Cerita
  • Maaf, Cakra!
  • UNTUK NADINE
  • Stay For You
  • Angel To Raya (END)

Seorang pria berpakaian jas rapi, Zavareska Putra Andrian (Zavar), duduk di kursi kerjanya. Tatapannya tertuju pada foto seorang wanita cantik di atas mejanya. Foto itu menunjukkan Aglea Anindya Permata Putri (Anin), wanita yang tak henti dia cintai. Zavar mengusap air matanya yang tiba-tiba jatuh. "Anin, aku harap kita bisa bertemu lagi. Aku akan menebus kesalahanku. Kumohon kembalilah padaku," gumamnya lirih. Tiba-tiba, ketukan di pintu mengalihkan perhatiannya. "Silakan masuk," ucapnya. Pintu terbuka, dan seorang wanita dengan pakaian rapi berdiri di ambang pintu. "Selamat pagi, Pak. Saya Aglea Anindya Permata Putri. Saya diutus oleh Papa saya, Bayu Bramasta, untuk menemui Bapak," ucapnya dengan suara yang gemetar. Jantung Zavar berdetak kencang. Mungkinkah ini Anin? Ia segera berbalik dan menatap wanita itu. Benar saja, itu Anin! Zavar tersenyum bahagia, namun Anin tampak terkejut dan ketakutan. "Anin, ini kamu?" tanya Zavar sambil berjalan mendekatinya. Anin mundur beberapa langkah. Matanya berkaca-kaca, penuh kebencian dan kesedihan. "Maafkan kesalahanku, Nin," Zavar memohon. Anin menggelengkan kepalanya. "Aku tidak bisa memaafkanmu," ucapnya pelan. Ternyata, Anin tidak mengetahui bahwa Zavar adalah pria yang dijodohkan oleh ayahnya. Anin merasa dikhianati dan kecewa. Ia pun berlari keluar ruangan, meninggalkan Zavar yang terluka dan penuh penyesalan. Zavar terduduk di kursinya, hatinya terasa hancur. "Apakah aku tidak pantas mendapatkan kebahagiaan?" tanyanya pada diri sendiri. Aglea Anindya Permata Putri adalah cinta pertama dan terakhirnya. Ia tak tahu apakah dia akan pernah bisa mendapatkan cintanya kembali.

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen