you are my destiny

you are my destiny

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Sep 28, 2019
"Awal ku bertemu dengannya saat dia meminta izin kepada guruku untuk melihat-lihat ruangan yang kupakai untuk diperkenalkan pada anak muridnya, kukira ia sudah menikah tapi saat aku melihat jarinya, tidak ada cincin sama sekali di jari manis atau di jari tengahnya dan sejak saat itu aku menyukainya. Andai aku masuk jurusan perhotelan, pasti aku bisa diajarkan olehnya. Dan pada saat itu juga aku tau namanya "Muhammad hanif" dia memakai kacamata sama seperti orang yang kucintai dulu, kupikir ia sama seperti obsesiku dulu, tapi ternyata dia berbeda, dia ramah, dan murah senyum. Mungkinkah Nur dan Muhammad akan bersatu?" ~Nur Afina Hidayah "Saat pertama kali ku bertemu dengannya, rasanya ada yang berbeda. Ingin ku memilikinya, tapi ia terlambat, aku sudah ada yang punya dan sebentar lagi aku mengikat kekasihku tapi bukan dia. Terima kasih atas Cinta yang telah kau berikan padaku, semoga takdir mempersatukan kita" ~Muhammad Hanif Hidayat
All Rights Reserved
#253
nyata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Masya Allah Zaujati || Cinta Dalam Doa [ END ]
  • I LOVE YOU PAK!! (Cerita Komplit)
  • Ternyata Takdirku adalah Kamu
  • Cinta Bukan Pilihan
  • i love komandan S1-♡
  • Satuan Takdir
  • cinta untuk sang nona
  • MAS !
  • Dijodohkan dengan Guruku Sendiri (The End)
  • Said Bismillah if you love me

Bagaimana rasanya, saat dijodohkan dengan orang yang selama lima tahun terakhir kita labuhkan dalam doa? Dan bagaimana pula, rasanya mencintai seseorang yang bahkan kita sendiri tak tahu siapa namanya? Allah mentakdirkan mereka untuk bersama. Perjodohan yang awalnya tak diinginkan, menjadi suatu hal yang sangat mereka syukuri. ****** "Abi akan jodohkan kamu, dengan pria pilihan Abi." Satu kata yang membuat Haina terkejut, jodoh. "Nana butuh waktu," kata Haina. "Berapa lama?" tanya pria itu tanpa menatap gadis yang akan di jodohkan dengannya. Haina menunduk. "Aku butuh waktu dua Minggu, untuk menilai sikapmu." ****** "Dan Alhamdulillah, Allah mendengar doaku selama ini. Tak sia-sia aku memperjuangkan mu selama lima tahun dalam doa. Untuk selamanya, aku akan terus berdoa yang terbaik untuk hubungan kita." Azam menangkup pipi Haina yang terhalang cadar, lalu mengecup dahinya cukup lama. "Kakak tau? Aku pun sama. Sejak saat itu, aku mengagumi Kakak. Aku Mulai menyebut Kakak di doaku." tutur Haina. ****** Happy reading all! #Love #September_stars #April_finish

More details
WpActionLinkContent Guidelines