PNEUMA (ARWAH)

PNEUMA (ARWAH)

  • WpView
    Reads 6,387
  • WpVote
    Votes 742
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 19, 2020
WpInfo
Fanfic
GOT7
UPDATE SETIAP JUM'AT MALAM/SABTU MALAM MARKJIN BL/Boys Love DLDR ___ SUMMARY ^^^ "Kenapa kau keluar Jie? Ini sudah malam. Bagaimana kalau mereka mengganggumu?" Jinyoung cengengesan, "Mereka ingin bermain." -Aku hanya merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi. Kau sering sekali kena masalah saat keluar dari lingkungan sekolah dan asrama. Dan kali ini--- "Aku tahu ada yang kau inginkan dariku," ujar Jinyoung setelah mematikan keran di wastafel. "Andwe!! Andwe!! Buka matamu Jie.. hiks.. jangan..." Bambam menggenggam liontin pemberian Jinyoung, 'Kenapa Jie? Kenapa kau tega sekali? Pabo,, aku akan memukulmu nanti.' Bambam berjalan dan berhenti tepat di samping Mark, "Mereka hanya akan menganggapnya sebagai percobaan bunuh diri." "Cincin ini akan melindungimu, tapi kau harus menemukan-" "Pada akhirnya sang putri terbangun dari tidurnya yang beracun. Hanya dengan satu kecupan dari sang pangeran," Mark menutup buku usang milik Jinyoung. "Tidak, itu adalah kematian yang paling hina. Arwah mereka akan terus terikat di sana, hanya menunggu kegelapan menguasai mereka dan lenyap untuk selamanya." ^^^ Yuupp... mungkin hanya itu, kalau ingin tahu kelanjutannya silahkan baca.. Hope you like it :')
All Rights Reserved
#268
2jae
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blood and Silence
  • It's Always Been You✔️
  • 7 New Heroes & Jaemin
  • My Wolf My Dog || JJP [TAMAT] ✔
  • Deadly Obsession | HH
  • Annoying boy
  • Murderer of Love [MarkJin]
  • Between Us - You and Me // JJProject
  • MAYDAY [MARKJIN]

Semua orang tahu siapa Kim Taehyung. Ia bukan hanya pemimpin mafia terbesar di Asia, tapi juga dikenal karena sifatnya yang dingin, tak tersentuh, dan brutal. Satu senyumnya bisa berarti hidup. Satu tatapannya bisa berarti kematian. Namun tak banyak yang tahu, di balik pintu besi markas pusatnya di Gangnam, ada satu pria yang membuat Kim Taehyung kehilangan kendali atas dirinya: Jeon Jungkook. Jungkook adalah anak dari keluarga Jeon, rival lama klan Kim. Setelah keluarga Jeon dihancurkan dalam satu malam oleh perang antar mafia, Jungkook menghilang dari radar. Taehyung mengira ia sudah mati... sampai seorang informan menyeret pemuda bermata tajam itu ke hadapannya. "Dia penyusup. Kami menemukannya sedang menyelinap ke lab senjata bawah tanah." Namun saat semua anak buah menunggu aba-aba untuk menembak, Taehyung malah berjalan pelan, lalu berlutut dan menatap Jungkook. "Lama tidak bertemu, Jeon Jungkook." Darah Jungkook mengalir deras. Tapi bukan karena takut-melainkan karena tatapan itu, tatapan yang pernah begitu hangat ketika mereka masih muda. Sebelum perang, sebelum dendam, sebelum dunia mengubah mereka menjadi monster. "Aku tidak datang untuk balas dendam," kata Jungkook lirih. "Aku datang... karena aku ingin tahu... kenapa kau membiarkan aku hidup malam itu." Taehyung terdiam. Ia tidak menjawab. Hanya menggenggam erat dagu Jungkook dan berkata pelan, "Karena membunuhmu akan menghancurkan satu-satunya hal manusiawi yang masih tersisa dalam diriku." Dan malam itu, bukannya mengurungnya, Taehyung menyembunyikan Jungkook di dalam markas. Di balik pintu-pintu rahasia, di ruangan tempat tak seorang pun boleh masuk. Mereka tahu ini gila. Ini pengkhianatan. Ini bunuh diri jika ketahuan. Tapi mereka juga tahu, cinta di antara dua musuh bisa menjadi senjata paling mematikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines