Pikiran Malam

Pikiran Malam

  • WpView
    LECTURAS 519
  • WpVote
    Votos 35
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, sep 25, 2019
WpInfo
No ficción
di penghujung ingin terlelap,,kantuk selalu merasa belum siap,,jadi diskusi menetap cukup untuk menutup semuanya,,kembalilah dalam keadaan sembuh sendirinya
Todos los derechos reservados
#7
meditasi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Saat Rumah Tak Lagi Pulang [Selesai]
  • HAPPY ✅
  • seribu tanya tak terjawab
  • This Time(The Lost Memories)
  • Thanks for all
  • Sorry
  • Takdir Cinta Salmon
  • (ADOPSI?)
  • when i have to fight
  • Kekasih dan Cinta Yang Tertukar ( Season 2 )

Cerita sudah selesai, masih lengkap. ❝Seperti harapan yang tak pernah usai, rindu selalu punya cara untuk membuat air mata terjatuh.❞ Bagi Rere, rumah bukan lagi tempat untuk pulang. Sejak kepergian Papahnya yang lebih memilih wanita lain ketimbang keluarganya, dan juga Tama, sahabat yang pernah menjadi dunianya-hidup terasa hampa dan sunyi. Hingga suatu hari, di tepi pantai yang selalu menenangkan hatinya, dia bertemu dengan Arkanta Sanjaya-pria asing yang perlahan membawa warna ke dalam dunianya yang gelap. Arkan hadir seperti angin laut, membawa ketenangan sekaligus kebingungan. Ada sesuatu yang terasa akrab dalam diri Rere, seolah ia pernah mengenalnya jauh sebelum pertemuan itu, dan semakin dalam Arkan mengenal Rere, semakin kuat perasaan asing yang menggelitik pikirannya. Lalu, ingatan itu datang. Sebuah mimpi yang pernah menghantuinya bertahun-tahun lalu-tentang seorang gadis tunanetra yang duduk di halte bus, menangis dalam keheningan. Apakah semesta telah menuliskan kisah mereka jauh sebelum mereka bertemu? Ataukah ini hanya permainan takdir yang tak bisa mereka hindari? Saat rumah tak lagi menjadi tempat untuk pulang, akankah hati mereka menemukan jalannya sendiri?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido