Story cover for ELEANOR by siskaadiyah
ELEANOR
  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Aug 29, 2019
"Kian merdu suara rindu, mendayu merasuk dalam kalbu, memecah sendu menjadi pilu, merubah halu menjadi candu, meski tau akhirnya tak tertuju" Eleanor Aldebaran.

"Mengapa harus menghindar untuk saling melupakan, tak usah bersapa layaknya orang tak kenal, selalu membuang muka ketika bertatap mata" Pradikta Rashyid.

[Warning : Typo-Typo Bertebaran]
Tolong jangan copas ya guys 😇
(CC) Attribution-NoDerivs
Sign up to add ELEANOR to your library and receive updates
or
#567seniorhighschool
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
ADARA [SELESAI] cover
[END] Blind Rainbow cover
Little Change [SELESAI] cover
Adara  cover
ATHALARIQ cover
Just Friend  cover
YOU'R MY FRIENDZONE [Completed] cover
When You Come cover
Senja yang Tak Usai cover
Semu [Completed] cover

ADARA [SELESAI]

46 parts Complete

Setiap orang pasti akan mengalami perubahan. Ntah karena diri sendiri, orang lain atau hal lain yang membuat seseorang itu berubah. Itu yang kini tengah dialami oleh gadis cantik dengan mata cokelat terangnya. Perubahan sikapnya yang menjadi lebih pendiam membuatnya justru kembali teringat dengan seseorang di masa lalunya. Namun, bagaimana jika perubahannya justru membawanya mengenal jauh seorang yang selama ini hanya ia anggap sebagai saingan? Kehadiran Raga dalam hidup Adara membuat gadis itu semakin ragu dengan perubahannya dimana Adara bukan merasa kesal tapi merasa... bahagia. "Aku berubah karena aku benci ketika harus kembali mengingat kejadian yang mampu membuat ku kembali terpuruk dalam kesedihan." - Mahkota Adara Melodyna. "Lo harus tau. Semakin lo tumbuh besar, semakin sedikit orang yang peduli sama lo dan lo harus bisa lebih dewasa karena umur nggak menjamin orang itu dewasa." - Raga Tahta Megantara. #6 Megantara (26/03/20) #2 Mahkota (26/03/20) Thanks for cover @hananamalia