Dia yang Kusebut Suami

Dia yang Kusebut Suami

  • WpView
    Reads 339
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 15, 2021
Prolog Level tertinggi sakit hati seseorang adalah ketika rasa sakit itu sudah membunuh emosi serta asa dalam setiap jiwa,menciptakan iwa yang baru tanpa ada apa apa .Menciptakan hati yang baru tanpa bias merasa apa apa.Menciptakan pribadi yang baru tanpa ada yang mengenal termasuk dirinya. LOLLY Mengapa rasa ini harus ada?,mengapa rasa ini semakin kuat mengakar di dalam sana?,apalagi melihatnya tersenyum,tertawa,atau melihat tingkah konyolnya semakin hari rasa ini berkembang menjadi suatu rasa nyaman,apalagi ini mengapa dia bersamanya?,mengapa dia selalu dapat tersenyum dengannya,mengapa dia dapat tertawa dengannya dan mengapa ada secuil rasa sakit didalam sana? ~ Zainab Aqila Marselina ~ Dia siapa sih tiap gw liatin kok selalu malingin muka,cuma dia aja nih yang nggak mau natap gw emang gw jelek apa? Biasanya cewek cewek di sekolahan ini gw kedipin aja udah klepek klepek nah cewek ini kok beda ya?Eh tapi bukan urusan gw sih. ~ Muhammad Elang Rakantara Part 1 coming soon Follow ig uswatunkha_05
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Admire Or Love
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • WHO ?
  • My Precious Love
  • CLOSER
  • We Are One
  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • Struggled
  • ALGARES [Hiatus]
  • As Time Allows

Berpendidikan tinggi tak menjamin seseorang mengetahui segalanya. Pasti ada satu hal yang tidak di ketahui. Contohnya aku. Aku yang tak mengerti sama sekali tentang permasalahan hati. Katakan saja aku ini gadis bodoh. Memang aku ini bodoh. Bodoh dalam hal asmara. Bodoh dalam hal hati. Tak mengerti letak rasa kagum, suka, sayang dan cinta. Hanya karena tak mengenal arti ke-empat rasa itu, aku membuat hati sesorang patah. Memang tak parah. Tapi tetap saja aku sudah menggoreskan luka di hati seseorang. Kisahku bermula saat mengenal dua remaja laki-laki yang berbeda karakter. Aku dekat dengan keduanya, tapi rasa yang ku rasakan di setiap remaja laki-laki itu berbeda. Dan aku tak tahu apa maksud rasaku itu? Mau bertanya pada sahabatku atau orang yang telah berpengalaman? Jujur saja aku malu. Karena aku selalu masa bodo tentang laki-laki di depan mereka, padahal dalam hati kecilku, aku sangat antusias. Mau tak mau aku cari tahu sendiri, hingga aku sadar dimana rasaku berada? Hatiku ini memilih siapa? Dan saat aku sudah sadar, semuanya telah terlambat. Terlambat menyadari rasaku sendiri. Gimana pas baca deskripsinya? Ada rasa-rasa penasaran? Kalo ada jangan lupa tambahin cerita ini ke readinglist kalian ok;) Baca+vote+komennya di tunggulho❤️. Happy Reading🎉.

More details
WpActionLinkContent Guidelines