Stay
  • WpView
    Reads 47,495
  • WpVote
    Votes 3,604
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadComplete Tue, Oct 4, 2022
-SEKUEL DARI "Cool Boy VS Ratu Judes"- "Kata stay mungkin sudah terlalu lumrah di telinga kita hingga mungkin kamu merasa bosan dan memilih untuk mengingkari janji kamu kembali." Veyla menatap bola mata hitam milik Jevan lekat-lekat lalu tersenyum tipis. "Jadi, sekarang aku memilih kata leave untuk mengakhiri semua ini," lanjut Veyla kemudian melangkahkan kakinya meninggalkan Jevan yang masih terpaku di tempatnya.
All Rights Reserved
#33
wattys19
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SOLITUDE
  • LOVE for TIME
  • ROAD MATE ✔️(DITERBITKAN)
  • Potato Girl (END) ✔
  • Sacrifice Of Love (Evan END) SUDAH TERBIT
  • Meniduri Wanita Lain [END]
  • Janetta
  • Friend Zone ! [END]
  • Black symphoni and alluring white vow
  • Restart In Italy
SOLITUDE

"Lo cuma bahan seks gue, tapi gue sayang lo" kata lelaki itu dengan keadaan setengah sadar sambil mengusap pelan wajah gadis yang ada dihadapanya, mungkin karena terlalu banyak mengkonsumsi minuman berakohol. Gadis itu terdiam mendengar perkataan lelaki yang saat ini terbaring lemah disofa. Jadi selama ini semua kata-kata manis, semua perhatian itu karena dia cuma bahan seks ya? Gadis itu tersenyum miris. Gadis itu salah satu orang percaya kalau orang mabuk akan berkata dengan jujur. Dengan perlahan gadis itu berdiri menuju kearah dapur mengambil air hangat lalu kembali dan mengompers lelaki itu. Suhu badan lelaki itu sedikit hangat maka dari itu dia mengompresnya. Perlahan gadis itu membuka jaket yang membalut kaos hitam polos dari lelaki itu kemudian dia memperbaiki letak posisi tidur lelaki itu. Setelah semuanya sudah selesai gadis itu mengambil tas selempang miliknya yang berada dikamar sebelum keluar dari appartemen, gadis itu sedikit melirik kearah lelaki yang sudah tidur itu, kemudian melanjutkan langkahnya. "Jadi cuma bahan seks ya?" gumam gadis itu dengan meneteskan air mata. Sekali lagi gadis itu tersenyum miris sambil menatap kosong pintu lift.

More details
WpActionLinkContent Guidelines