Zaktualizowaliśmy nasze Wytyczne Treści.
Zapoznaj się z najnowszymi wytycznymi, aby nadal bezpiecznie udostępniać historie.
Cerita Sang Nenek

Cerita Sang Nenek

  • WpView
    Odsłon 2
  • WpVote
    Głosy 0
  • WpPart
    Części 1
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja pt., sie 30, 2019
WpInfo
Literatura Faktu
Nenek sumi,seorang nenek tua yang hidup sebatang kara dan tinggal di gubuk reyot yang tak layak huni. Suaminya telah meninggal tujuh tahun yang lalu, ia juga memiliki dua orang anak lelaki yang sudah bekerja.Namun kedua anaknya pergi merantau ke kota dan melupakan nenek Sumi.Kini nenek Sumi sudah tak punya siapa-siapa,usianyapun sudah semakin tua,tubuhnya pun mulai rapuh dan sakit-sakitan.Namun ia harus bekerja keras untuk kelanjutan hidupnya.Di suatu pagi ia harus bangun untuk bekerja untuk memetik sayur dan menjualnya ke pasar.Matahari sudah di atas kepala namun dagangannya tak kunjung habis.Ia pun memutuskan untuk pulang,ia melangkah pulang dengan raut wajah yang sedih dan hanya membawa uang sebesar Rp 10.000.00,setelah ia sampai di rumah ia mengambil golok dan pergi ke ladang untuk mengambil kayu bakar dan jual ke tetangganya.Hari sudah semakin larut dan ia harus pulang.Nenek Sumi menangis kelaparan karena seharian ia tidak makan sedikitpun sedangkan di meja hanya ada satu buah ubi rebus sisa kemarin.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • AKSARA
  • RODA KEHIDUPAN
  • Langit Kelabu Milik Ara
  • My Cold Ketos
  • No More Dream (Tamat)
  • History of the twins necklace
  • DIMANA RUMAHKU
  • nail & restu : diantara dua senyap.

Pertemuan yang manis yang Tuhan rencanakan untuk sebuah waktu yang singkat namun bermakna dalam sein dengan tidak sengaja bertemu dengan anak dari teman papanya dan pertemuan kembalinya sein dengan paman nya dan sein terlibat dalam membuat kejutan rencana ulang tahun untuk anak pamannya tersayang dalam pertemuan singkat itu semua hal terjadi sebuah kekaguman kecewaan persahabatan ikatan baru yang telah lama tidak terjalin beberapa bulan sembelum sein menyelesaikan bangku sekolah menengah atasnya akankah bertemunya kembali membuat sein akan menetap di Indonesia atau berpisah untuk mengejar mimpinya di luar negeri. Sein pergi seperti biasa pada hari libur ke kebun raya Bogor, sesudah keliling keliling naik sepeda sein pun beristirahat Sambil menyantap makanannya , tiba tiba seorang gadis duduk di sebelah sambil berbicara. "Boleh minta makanannya tuan? " Sein yang keheranan pun memutar bandan , ke arah gadis itu, meskipun keheranan sein tetap membagi makanannya, terdiam sesaat sein pun kemudian bertanya. "Kau datang ke sini sendiri?" " Tidak bersama pengasuh ku dan paman supir" "Lalu dimana dia sekarang ?" " Tidak tahu, tadi aku pergi sendiri ingin membeli dan tergiur satu makanan, tapi ternyata aku tidak memiliki uang tepat aku berbalik ternyata, aku terlalu jauh pergi dari mereka jadi sekarang aku tidak tahu mereka dimana, mungkin sedang mencariku, aku tidak sanggup mecari mereka karna aku lapar, jadi aku menghampirimu untuk membagi makanan sedikit untukku" "Bagaimana jika aku penjahat?" "Tidak mungkin, muka tuan seperti orang baik, bisa diam dulu tidak ,aku ingin makan!" Sein pun diam, sehabis makan, gadis itu meminta air minum. "Boleh aku minta air nya?" " Tidak , itu bekas, apa ingin membeli yang lain" "Tidak apa apa yang ini saja"

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści