Complicated

Complicated

  • WpView
    LECTURAS 1,039
  • WpVote
    Votos 97
  • WpPart
    Partes 12
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, may 19, 2022
" senyumannya membuatku melupakan semua kepedihanku, tingkah lakunya yang konyol membuatku selalu memperhatikannya, aku jatuh cinta lagi dan lagi padanya, tapi dia tak pernah melihatku, dia bahkan mungkin tak mengenalku walau aku berada didekatnya, namun bagiku cukup hanya mencintainya dalam diam " -keito " aku tak mengerti dengan perasaanku, aku tidak mencintainya tapi aku takut kehilangannya, aku mencintai orang lain tapi kenapa aku tak ingin berada jauh darinya, kenapa perasaan ini begitu rumit " -ryosuke " aku tak mencintainya, dia hanya pengganggu, tapi kenapa disaat dia stop mengusik ku, aku merasakan kehilangan yang sangat dalam, apa aku sudah mencintainya? tapi kenapa harus disaat dia mulai menjahuiku? kenapa cinta serumit ini " -yuri " aku selalu mencintaimu, bahkan aku yakin kau mengetahuinya, tapi kenapa kau menutup hatimu? kenapa kau tak melihat cinta tulusku padamu? kenapa kau tak melihatku yang selalu berjuang dan selalu berada didekatmu, aku tak mengerti kenapa mencintamu semenyakitkan ini tapi bodohnya aku selalu berkata untuk tetap memperjuangkanmu " -yuto
Todos los derechos reservados
#2
okajima
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • F.R.I.E.N.D.S ; The reason of parting (END)
  • SEKASA(SEbuah Kisah terbiASA)
  • Salah Target
  • Learning in Progress (Boboiboy x Yaya)
  • The Time That I Loved You -> K.J.I
  • ALISHA (end)
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)
  • TIME will TELL {On Going}
  • Can This Be Just You And Me ✔️

"Aku sangat mencintainya. Setiap malam aku selalu memikirkannya. Tapi apa dayaku? Di matanya aku hanyalah sahabat yang mungkin sudah dianggap seperti saudara sendiri. Kerap kali aku cemburu ketika dia bersama dengan wanita lain. Namun dia selalu tidak menganggap kegusaran hatiku. Membiarkan aku tenggelam dalam kepedihan, sendirian." "Dia cantik, sejak awal aku memandangnya telah ada rasa yang tak biasa. Matanya selalu mengundang getaran yang mendesirkan darah, mendebarkan jantung, hingga jari-jari bergetar hebat. Tapi rasa hanya sekadar rasa. Aku tak mampu untuk mengungkapkannya. Kedekatan kami tidak seromantis itu. Ada tembok besar berkedok persahabatan yang menghalangi hatiku untuk berbisik ke telinganya. Mungkin hingga kini dia pun hanya menganggapku tak lebih dari sekadar sahabatnya." "Biarlah aku diam, meski sebenarnya sangat ingin mengutarakan. Acapkali, menjadi pembohong itu perlu. Karena memang tidak semua kejujuran itu baik adanya. Mungkin selamanya hanya aku yang tahu tentang perasaan ini. Sudah tekadku. Demi kamu, demi dia. Demi kita."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido