er-rere

er-rere

  • WpView
    Reads 456
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 3, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
*** Kenapa? Kenapa lo pergi? Kenapa lo pergi dengan meninggalkan luka ini?meninggalkan luka baru di atas luka yang masih membekas. Harusnya lo itu gak usah hadir di hidup gue. Setelah semua yang lo beri ke gue, Setelah lo tau segalanya tentang gue, Setelah sekian banyak perhatian,pengorbanan ini? Lo pergi gitu aja? Tanpa mikirin perasaan gue gimana? Gitu maksud lo? Terus kenapa? Kenapa lo datang di saat yang tepat sih? Datang di saat gue terpuruk dan pergi di saat gue melayang bahagia. Jadi gini maksud lo? Lo terbangin gue tinggi-tinggi,lo buat gw jatuh hati ke elo,lo buat gw nyaman, trus lo hempasin gue ketanah gitu aja. Membuat gue sadar. akan kenyataan ini. Tapi sayangnya usaha lo sia-sia. Lo malah bikin gue tambah benci sama lo tapi dengan bodohnya, dengan tidak tahu malunya rasa cinta yang terlampau dalam ini menutupin rasa kebencian itu. -Rea Beginilah kisahnya. Penuh kepahitan, sandiwara dan orang-orang munafik. Saat dia terpuruk kamu datang. Membuatnya merasa memiliki harapan baru, tempat bersandar baru dan tempat berpulang baru. Tapi kamu malah mengacaukan segalanya. Segala ekspetasinya,segala hayalannya. Dan pilihanmu hanya 2, menunggu atau pergi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EPIPHANY
  • Aspettare
  • Semu [Completed]
  • Senja dan Langitnya
  • Karena Kamu Rumahnya
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • ANANTA [COMPLETED]
  • The Cool BadBoy (REVISI)
  • TIANNE (My Happiness Is In You) (✓)
  • Only You. [END]
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

More details
WpActionLinkContent Guidelines