We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Vastata Puella

Vastata Puella

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 6, 2020
WpInfo
Fanfic
NCT
Xiaojun suka sama Yiren. Pengennya sih lebih dari teman, kayak pacaran gitu. Tapi ttm an aja udah bersyukur, apalagi kalo sampe ke pelaminan. Tapi Hendery juga deket banget pula sama Yiren, pengen musnahin Hendery kalo aja Hendery bukan anak sahabat mamanya. Tapi Xiaojun sadar diri kadang Xiaojun suka buat janji ke Yiren tapi ga di tepetin, yang ngehibur Yiren Hendery pula. Xiaojun juga sadar kok dia ga tegaan kalo nolak cewek cewek centil yang goda dia. Tapi kayaknya Yiren ga peduli Xiajun gonta ganti cewek gitu. Nyatanya Yiren lebih dekat sama Hendery. Dan Xiaojun cemburu. Tapi ya gimana ya.
All Rights Reserved
#17
everglow
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GHAVARI
  • CRAZY {HUNHAN GS} (END)
  • I've Liked You Since I Met You
  • meant to be⟪✔⟫ [REVISION]
  • astronot in love ~Henxiao [END]
  • All My Comfortable. [part 1]
  • Pers Kampus 2.0✔
  • Single Parent
GHAVARI

"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines