Angin & Angan

Angin & Angan

  • WpView
    Reads 21,336
  • WpVote
    Votes 577
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 16, 2022
Terima kasih telah ada disaat aku sedang berada di titik terendah kehidupan, lika-liku perjalanan, dan kenyataan yang menyesakkan. Hingga akhirnya aku menyerah dan bertemu dengan kata lelah. Aku harap tidak ada penyesalan yang hadir, antara aku, kamu, dan takdir. Yang seakan-akan enggan untuk menyingkir. -Azura Naresha- Tolong percaya padaku. Percaya bahwa keberanian sejati itu ibarat layang-layang. Terjangan angin bahkan tidak akan dengan mudah menjatuhkannya, justru akan menerbangkannya lebih tinggi hingga sulit untuk dijumpa. Kita hanya perlu berjuang bersama melawan takdir, melewati sekian banyak cerita yang telah terukir, tanpa ada akhir. -Rezvan Dhirga Pramana-
All Rights Reserved
#289
backstreet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Seharusnya Kita Tidak Menyerah
  • [END] Blind Rainbow
  • Rain In Laughter [SUDAH TERBIT]
  • Painful By Accident (Completed)
  • Just a Fella (Alsand) [COMPLETE]
  • Different Feelings
  • TULIP ✔
  • Let Me Love You Longer
  • ZENARZEL [SELESAI✔]
  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]

Mau baca silakan, tidak juga tak mengapa. Karena tulisan ini saya dedikasikan untuk diri sendiri, menggambarkan hidup sekitar saya, jadi orang lain tak perlu tahu apa yang saya rasa, apalagi teman saya. Semoga mereka tidak membaca ini. °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° Di saat tidak ada titik temu dalam sebuah permasalahan, banyak orang yang memilih untuk menyerah. Ketika tangan tak mampu lagi menutup telinga. Menyerah seringkali menjadi jalan terakhir. Rasa sepi, sakit, dan tangis seringkali menjadi teman setia. Kepercayaan pun menjadi sesuatu yang tak lagi berharga. Padahal masih banyak alasan untuk tetap bertahan. Masih banyak alasan untuk kita melawan segala ketakutan dan kepedihan itu. Merangkul barangkali suatu jalan berharga yang dapat mencegah dari keputusasaan. Bukan hanya dengan teman setia, namun suatu tulisan atau bacaan kerap kali menjadi teman untuk tetap bertahan. Jika teman tak lagi menemani, biarkan cerita ini menjadi teman di kala gelap menyergap. -Seharusnya Kita Tidak Menyerah- Pernah mendengar podcast? Nah, mungkin ini versi tulisnya. Anggaplah aku sedang menjalani versi lisannya. Semoga sampai pada hati kalian. started-26 Desember 2019.

More details
WpActionLinkContent Guidelines