We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
   Canderasa

Canderasa

  • WpView
    Reads 528
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 10, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Ini cande bukan canda. Buat kamu, semua rasa gak pernah bercanda. Katanya. Perihal manusia baik yang mempunyai seribu pertanyaan dengan sejuta jawabannya. Gema ilusiku selalu bersamanya. Manusia yang hidup dengan segala diskusi sakralnya. Saat ia melakukannya, ia selalu membawa diriku kedalam dunianya. Yang penuh tanya, juga sesak akan jawaban didalamnya. Juga tentang duniaku yang ku lupakan begitu saja kala duduk di ayunan bersamanya. Nyatanya, ketika hati mau, maka ia akan bertahan. Ketika hati mampu, maka ia akan terus memperjuangkan. Dua hati yang menunggu keajaiban setelah keduanya dipatahkan. Bantu aku untuk kembali menyusun cerita ini, ya? Follow sebelum membaca. Vote dan comment jangan lupa❤
All Rights Reserved
#22
melbourne
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya [COMPLETED]
  • Lihat Angkasa, Bunda.
  • Hiraeth'n
  • Rintik Hujan
  • Ken & Ara [SELESAI]
  • Tomboyish Girl [Proses Penerbitan]
  • BETWEEN HOPE
  • The First
  • DANADYAKSA

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines