my lovely assistant

my lovely assistant

  • WpView
    LECTURES 70,507
  • WpVote
    Votes 1,900
  • WpPart
    Chapitres 16
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., mai 30, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"bapak mau apa sih,megang tangan saya, kita ini bukan muhrim!?" Ucap wanita itu dengan nada tinggi Terdengar hambusan nafas panjang dari pria tersebut "hufft.. okeh karena saya udah megang tangan kamu tanpa izin, saya akan bertanggu jawab" "maksudnya?" "saya akan jadi muhrim kamu.." "ha...!?" #UPDATE SETIAP SABTU/MINGGU #DON'T COPY MY STORY!!! #STOPCOPYPASTE Oke stay tune di setiap BAB nya
Tous Droits Réservés
#10
kawin
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Istri Cadangan
  • Lelaki Pilihan Ayah & Lekaki Yg Mengagumi Ku [END]✓✓
  • Assalamualaikum Imamku
  • SEHINGGA CINTA + BIDADARI HAQIF LUTHFI
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • REGATHAN [END]
  • Sinar Cinta Hulya
  • Istri Sah Ikky [B×B]
  • My Perfect Husband
  • Ali & Fatimah

(SUDAH DITERBITKAN) "Ibra aku punya syarat kalau kamu mau menikah denganku. Aku nggak mau hamil, aku masih mau melanjutkan karierku dulu, karena saat ini waktu yang tepat untuk berjuang mengejar impianku. Tapi, jangan kecewa dulu! Aku punya solusi yang mungkin bisa kamu pertimbangkan. Kamu diharuskan menikah secepatnya karena keluargamu menginginkan keturunan darimu, kan? Aku mempersilakan kamu memiliki buah hati dengan wanita lain. Dengan satu syarat, aku yang memilihkan wanita itu. Dan kabar gembiranya lagi, aku sudah mempunyai calon untukmu. Dia sepupuku, wajahnya mirip denganku." "Lalu ... kamu mau dia yang hamil seolah anak itu hasil buah cinta kita?" "Iya, bisa dibilang seperti itu. Kamu tenang saja, sampai dia hamil aku akan berada di luar negeri menyelesaikan pekerjaanku. Setelah dia melahirkan, maka perjanjian kita dengannya selesai." "Kalian gila! Lalu, selama dia hamil dia akan ada di mana? Kamu tidak akan meninggalkannya sendirian, kan? Demi Tuhan, Ris, ada anakku di dalam sana nantinya." "Dia akan ada di apartemenku. Kamu tenang saja, dia wanita yang mandiri. Kalau kamu mau mengajaknya tinggal di rumahmu aku tidak masalah selama tidak ketahuan orang." "Baiklah, asal kamu mau menikah denganku." "Tapi, satu hal permintaannya yang harus kita turuti." "Ya?" "Dia mau ... kamu juga menikahinya sebagai istri keduamu." "Apa?"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu