Sing for Love [End]

Sing for Love [End]

  • WpView
    Reads 1,196
  • WpVote
    Votes 494
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadComplete Sat, Jun 13, 2020
PART MASIH LENGKAP! [TERSEDIA VERSI CETAK DI GUEPEDIA.COM] Teruntuk kak Asta, Maaf karena telah membawamu dalam cerita hidupku yang semu. Maaf karena menjadikanmu pelampiasan dalam hidupku. Maaf karena aku selalu menunjukan bahwa aku menyukaimu. Maaf karena kenyatannya hadirmu yang kupaksa justru pada akhirnya aku yang memberikan luka. Segala kata maaf yang tak bisa kuucapkan satu-satu. Dengan ini aku mengatakan bahwa aku akan pergi dari hidupmu. Kupersembahkan sebuah lagu yang sempat ku anggap posisiku. Lagu yang kakak nyanyikan pertama kali dalam pertemuan kita malam itu. Lagu yang membuatku terkagum pada sosokmu. Terima kasih kak Asta, semoga suatu saat kita bisa berjumpa. Tertanda, Seseorang yang belum bisa memberikan hatinya untukmu tapi sudah pernah mengaku bahwa dia memilihmu. Aku membaca kembali surat yang kutulis 3 tahun lalu itu lalu tertawa. Tak bisa memberikan hati ya? Padahal, sekarang aku sudah dilamar olehnya. Sing for love❤ Mohon follow sebelum baca ❤
All Rights Reserved
#10
asta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit.
  • Where The Feelings
  • Be my Sweet Darling  [END]
  • HAPPY STORY [SUDAH TERBIT]
  • GITA OLIVIA [END]✅
  • Bulan Dan Bintang END
  • BE WITH YOU (END)✔
  • Aku Takut Dicintai
  • IMPOSSIBLE || Jaemin x Mina ✔
  • CARAPHERNELIA
Langit.

Dari Langit, untuk senja yang selalu terlihat indah apa adanya. Senja, jujurlah, kau sudah lama kan kehilangan perasaanmu? Kau sudah lama kan mengagumi bumi akhir akhir ini? Aku sudah tau, Senja. Langitmu sudah tau. Senja, harusnya kau tak datang padaku sejak awal. Harusnya kau tak merasa kasihan dengan kesendirianku. Apa aku yang salah, sudah jatuh cinta padamu? Ini bukan perkara tentang hatimu. Ini tentang isi hatiku. Isi hati langit yang bisu. Isi kerinduan semesta yang tak pernah dapat terungkapkan. Senja, mengapa kau masih disini? Mengapa kau masih harus ada di sela sela hari sepiku? Mengapa kau harus menunjukkan tatapan itu padaku? Senja, aku memang kesepian. Tapi bila memang perasaanmu sudah lama berubah, tak apa, pergilah. Senjaku, Langitmu tetap mencintaimu apa adanya. Bahkan saat ia tau kau tidak pernah mencintainya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines