Dream And Ice

Dream And Ice

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 9, 2019
"Aduhh, sakit! " tubuh seorang gadis berkulit pucat terpungkur ke lantai. "PUNYA MATA NGGAK!?" cowok dengan mata yang dalam berwarna hitam pekat meneriaki gadis yang jongkok dihadapannya. "Udahlah, Ka. Kan salah kamu juga. Main pabji sambil jalan" cowok yang berada tepat disamping Aska Dirgantara mencoba menenangkan sahabatnya. Aska tak mengindahkan ucapan Bima, ia memungut HPnya dan meninggalkan gadis itu, yang masih menunduk. "Syifa? Kamu Syifa kan? Syifa Luzira" gadis itu mengangguk, Bima mengulurkan tangannya, "Yuk bangun Fa, maafin Aska ya. Dia emang anaknya kayak gitu" Syifa meraih tangan Bima "Makasih, Bim. Aku duluan ya" Syifa melewati Bima dengan wajah lesu dan Bima membalikkan badannya, matanya tak berhenti menatap punggung Syifa, hingga... Akhirnya punggung itu menghilang, terhalang oleh dinding pembatas.
All Rights Reserved
#39
cintaanaksekolah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ADYRA
  • Arsyilazka
  • Ketua PMR-ku
  • Soal Rasa 2
  • Coldgirl And Badboy [Completed]
  • BIRA
  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
ADYRA

"Gue tau,lo pasti mikir gue sakit hati apa ngak sama ledekan lo tadi pagi disekolah. Udah deh ngak usah pake ngeles segala." Jelas Azka panjang lebar,Dyra berpikir apa Azka bisa membaca pikiran orang?. "Pede bego." Ceplos Dyra. Maudy yang melihat percekcokan antara dua insan didepannya pun berdehem. Dyra dan Azka melihat kearah Maudy. "Lo berdua kalo mau pacaran bilang dong,jangan buat gue nunggu. Tau gini gue balik luan." Maudy pura - pura merajuk. "Hah,pacaran? Are you okay?." Tampak wajah Dyra terkejut. "Iya jadi ini baru jadian. Lo tau kan kalo temen lo ini gampang merajuk,dan sok jual mahal." Azka mengatakan seperti otang polos yang tanpa dosa sedikitpun. Dyra ingin protes dengan perkataan Azka barusan,namun mulutnya langsung dibekap oleh Azka. Maudy tampak mengerutkan dahinya." Kenapa lo ngak bikang gue Ra?." "Dia malu,makanya dia nyuruh gue yang bilang." Sembur Azka. Dyra sudah geram melihat tingkah Azka,mulutnya memang masih dibekap dengan tangan Azka,namun pikirannya tidak. Dyra memiliki ide. Dia langsung menginjak kaki Azka,sehingga Azka meringis dan melepaskan bekapannya dimulut Dyra. Story @ZikraSalsabila😊😍.

More details
WpActionLinkContent Guidelines