RANTINI
  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 2, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Tagscerpen
Debu-debu di jalan beterbangan ditiup angin. Menimbulkan gulungan-gulangan udara kotor yang sangat menyesakkan. Kemarau melanda hampir sepanjang tahun ini. Harga beras naik, sayuran serta kebutuhan pokok lainnya juga ikut naik. Adalah Rantini seorang gadis keturunan Jawa, tengah asyik meyisir rambutnya yang hitam dan tebal. Aroma minyak kelapa menguar dari rambutnya yang lurus berkilau itu. Kebiasaan yang acap kali dilakukan Rantini seusai mandi. Musim kemarau yang mengganas, membuat sumur-sumur di desanya kering. Tapi tak begitu dengan sumur di rumahnya. Meski tak begitu banyak, namun sumur itu masih bisa mengeluarkan air.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perjusami Horor [Completed✓]
  • INAMORATA(REYSAN)
  • I HATE YOU KOMANDAN!!! {END} ✓
  • ZERGAN
  • Secret Love Maze
  • Nearby Relations
  • Rainasta
  • Alexithymia
  • My Duchess / End

Kisah ini masih ada hubungannya dengan Cerita Petualangan Indigo Season 1 - Villa Angker. *** Kegiatan berkemah memang sangat menyenangkan apalagi jika berkemahnya ditempat yang cukup jauh dari rumah seperti di bumi perkemahan tertentu yang masih jarang orang gunakan. awal-awal tiba di bumi perkemahan memang seru, namun apa jadinya jika hari sudah menjelang malam dengan nuansa kengerian yang begitu mencekam ? seperti yang dialami oleh Diandra Dewi Kusuma, Gadis yang berumur 15 tahun itu menyaksikan sendiri bagaimana ngerinya suasana yang tegang dengan belasan orang yang sedang kesurupan sedangkan yang masih tersadar berteriak ketakutan dan menangis. makhluk-makhluk yang datang dari kegelapan hutan itu dengan mudah mengambil alih tubuh para muda mudi yang sedang dalam pikiran kosong walau hanya 1 detik saja dan membuat kekacauan. bagaimana kelanjutan kisahnya ? mari simak baik-baik. *** Note : Cerita Fiksi dengan sedikit kisah nyata. salam santun dari author:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines