KALUNA
  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 1, 2019
Sekuat apapun aku melupakanmu, ingatan itu selalu ada, rasa itu selalu sama. Dua tahun sudah berlalu, aku hampir sepenuhnya lupa kamu. Lalu, kenapa hari ini hadir lagi? Terdengar geer kalau aku harus bilang kamu jodohku,entahlah.. aku sebut ini takdir alam saja. Hari hariku berjalan seperti dulu lagi,melihatmu, ya bedanya kamu lebih tampan dari terakhir kali aku bertemu.
All Rights Reserved
#66
dahulu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IF YOU
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Sacrifice ( Lengkap  )
  • Entah Bagaimana
  • Lukisan Amerta Anyura
  • Ku Relakan Segalanya.!!
  • dimana janji tersebut
  • Sekali Lagi (End)
  • "So She Would Live" (The End)✓✓
  • Mimpiku Bersamamu(Hiatus)
IF YOU

Bagaimana jadinya ketika aktor muda jatuh cinta dengan wanita yang 20 tahun lebih tua darinya? Akankah usia bukan penghalang? Wanita yang memeluk luka masa lalunya sendirian Ketika takdir sudah mengambil alih, bahkan ketika aku dan kamu adalah mustahil. Kita akan bertemu lagi dengan rasa yang sama. Takdir adalah benang halus yang tak terlihat, mengikat tanpa memberi isyarat. Aku pernah percaya bahwa kehilanganmu adalah tragedi terburuk dalam hidupku, luka yang tak mungkin sembuh oleh waktu. Aku menunggu, berharap, meski perlahan harapan itu berubah menjadi sia-sia. Namun, ketika semua terasa hampa, saat langkahku nyaris berhenti, kehadirannya datang seperti cahaa fajar diujung gelap. Penantianku yang panjang akhirnya menemukan jawabannya. Tapi, apakah ini benar-benar akhir dari duka atau awal dari cerita yang lebih rumit? Aku menghidupkan sosokmu dalam setiap kata yang kutulis. Dalam baris-baris sunyi, kau kembali bernapas, hadir dalam imajinasi yang kurangkai dengan rindu. Meski dunia telah merenggutmu dariku, dalam tulisanku, kau tak pernah benar-benar pergi. Namun seiring pena menari diatas kertas, aku bertanya-tanya apakah aku yang menciptakanmu kembali, atau justru kau yang perlahan menarikku dalam dunia yang kupahat untukmu? Kaluna Putri Ketika waktu yang membawamu kembali

More details
WpActionLinkContent Guidelines