Nenek Penjual Nasi Uduk

Nenek Penjual Nasi Uduk

  • WpView
    Leituras 1
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, set 2, 2019
Nenek Samirah setiap hari menjajakan nasi uduknya untuk menyambung hidupnya dan membiayai keluarganya. Saat aku berjalan menuju balai desa aku melihan seorang nenek tua menjajakan dagangannya dia berjalan dengan penuh semangan untuk mencari receh. "Nak mau nasi uduk?" Ujar si nenek itu. "Terima kasih sudah menawarkan bu saya sudah makan tadi" ujarku. Aku tertarik dengan kehidupan nenek tua renta itu lalu aku meminta izin untuk mengikutinya berjualan hari ini."Adek ini yang bertugas dibalai desa ya?" ujar nenek,"Iya,Bu apakah saya boleh membantu ibu berjualan hari ini?"," bukannya adek harus kebalai desa".
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Black Xmas {SoraMafu} [AtR Story]
  • Little Family
  • ALRIN
  • A. Y. T. D. A (ANAK YANG TAK DIANGGAP)
  • arranged mariage becomes love (Shinbi House)
  • Ijbar [Selesai]
  • PEMUDA DENGAN KEKUATAN DEWA

Pertemuan yang manis yang Tuhan rencanakan untuk sebuah waktu yang singkat namun bermakna dalam sein dengan tidak sengaja bertemu dengan anak dari teman papanya dan pertemuan kembalinya sein dengan paman nya dan sein terlibat dalam membuat kejutan rencana ulang tahun untuk anak pamannya tersayang dalam pertemuan singkat itu semua hal terjadi sebuah kekaguman kecewaan persahabatan ikatan baru yang telah lama tidak terjalin beberapa bulan sembelum sein menyelesaikan bangku sekolah menengah atasnya akankah bertemunya kembali membuat sein akan menetap di Indonesia atau berpisah untuk mengejar mimpinya di luar negeri. Sein pergi seperti biasa pada hari libur ke kebun raya Bogor, sesudah keliling keliling naik sepeda sein pun beristirahat Sambil menyantap makanannya , tiba tiba seorang gadis duduk di sebelah sambil berbicara. "Boleh minta makanannya tuan? " Sein yang keheranan pun memutar bandan , ke arah gadis itu, meskipun keheranan sein tetap membagi makanannya, terdiam sesaat sein pun kemudian bertanya. "Kau datang ke sini sendiri?" " Tidak bersama pengasuh ku dan paman supir" "Lalu dimana dia sekarang ?" " Tidak tahu, tadi aku pergi sendiri ingin membeli dan tergiur satu makanan, tapi ternyata aku tidak memiliki uang tepat aku berbalik ternyata, aku terlalu jauh pergi dari mereka jadi sekarang aku tidak tahu mereka dimana, mungkin sedang mencariku, aku tidak sanggup mecari mereka karna aku lapar, jadi aku menghampirimu untuk membagi makanan sedikit untukku" "Bagaimana jika aku penjahat?" "Tidak mungkin, muka tuan seperti orang baik, bisa diam dulu tidak ,aku ingin makan!" Sein pun diam, sehabis makan, gadis itu meminta air minum. "Boleh aku minta air nya?" " Tidak , itu bekas, apa ingin membeli yang lain" "Tidak apa apa yang ini saja"

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo