HOPE & DREAM

HOPE & DREAM

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 3, 2019
Aku muak dengannya, tak pantas kalau dia berada di hidup ku, sudah cukup dia menyakiti ku dan adik ku, bisa kah dia buat kita tenang dan bahagia tanpanya... Siapa diriku, dimana aku, semuanya gelap, serasa sendiri di tengah-tengah dunia, air mata seseorang serasa menetes di muka ku, siapa dia??? ... Tuhan.. Terima kasih kau kembali kan malaikat ku, tetapi kenapa kau biarkan orang yg menjaga ku selama ini membencinya, aku merindukan pelukan ibu ku, tetapi kembalinya membuat kaka ku melepaskan genggamannya pada ku.. Ingin aku memeluknya, menciumnya, bercanda dengannya, membelikannya es krim strawberry kesukaannya, membelikan seperangkat mainan dokter untuknya, tapi lihat lah sekarang melihatnya dengan jarak 5 meter aja aku gk sanggup, dia langsung memalingkan mukanya padaku, Tuhan aku gk sanggup... .
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • Memories in Moon
  • ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat
  • Strong Girl
  • Sebuah Rasa
  • A Second Chance #Brotherhood 3 (Complete)
  • Wrong Feeling ~Namon~
  • Full Of Scratches
  • Memorable
  • Bawa Aku Pulang

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines