10/100

10/100

  • WpView
    Reads 304
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 16, 2021
Kata orang sahabat sejati itu harus saling percaya, saling melengkapi, dan saling tolong menolong dalam keadaan suka maupun duka. Apakah kita akan seperti itu? Sahabat sejati? Untuk selamanya? Entahlah, hanya Tuhan yang tahu. *** "Lo itu gak pantes sahabatan sama Ana sama Via" Ujar seorang pria yang sedang membelakangi nya. Tunggu! Sepertinya Lia kenal dengan pria itu. Tapi siapa? "Apalagi sama adek gue, Ara" Lanjutnya sambil membalikan badannya menghadap Lia dan menatapnya tajam. Deg! Ternyata benar dugaannya, Lia kenal dengan pria itu. Dia adalah Devon, musuh bebuyutan nya. Lia membalas tatapan itu dengan tajam juga. Akhirnya mereka saling menatap dengan tatapan yang sama-sama tajam. Hingga akhirnya Lia bersuara. "Emang kenapa?" Sewot Lia. "kenapa kata lo?! emang ya, orang kaya lo itu GATAU DIRI!" Balas Devon tak kalah sewot. Lalu meninggalkan Lia. Lia termenung di tempatnya. Apa emang gue gak pantes sahabatan sama mereka? Batin Lia.
All Rights Reserved
#854
goodboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TROUBLE MAKER (OPEN PO)
  • My Perfect Happy Virus
  • THE CLIMB [Completed]
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • ANGKASA [Sequel Sekasa] (COMPLETED)
  • Strongest Love in Jakarta
  • Rannia√
  • JUST FRIEND? [REVISI]
  • Love & Enemy
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)

[Sudah Terbit. Open PO] Bagaimana pendapatmu, jika kamu mempunyai tetangga yang menyebalkan? Risih? Kesal? Geram? Jengah? Pasti semua itu benar adanya. Dan, seperti itulah perasaan Yura pada tetangganya. Ralat, bukan pada tetangga nya. Tapi, pada anak tetangganya. Dia adalah Kenan. Si cowok gila. Yang setiap tahun, setiap bulan, setiap minggu, setiap hari, setiap jam, setiap menit dan detiknya. Cowok itu selalu mengusili, menjahili, dan membuat tekanan darah Yura naik drastis. "Aku punya permanian . Kamu harus nyebutin kata pertama yang aku ucapin. Kalau kamu gak bisa, kamu harus jadi babu di rumah, kampus, dan dimanapun. Oke?" "Ck, oke!" "Aku mau?" "Aku." "Mau eskrim?" "Mau." "Pacaran dikuburan?" "Pacaran." "Sama-sama?" "Sama." "Kamu dan aku?" "Kamu." "Sekarang, gabungin semua kata depan itu." Yura menatapnya jengah, dan mulai menggabungkan seluruh kata depan yang tadi ia ucap. "Aku, mau, pacaran, sama, kamu!" Ujar Yura jengah. Kenan tertawa, "agresif banget sih, Mbak?" Sedetik kemudian, Yura menata kata depan itu lagi. Astaga! Apa-apaan ini! Ini penipuan! "Penipu, lo!" Tunjuk Yura. "Sini-sini peluk dulu, unchh..." So, apakah Yura akan benar-benar jadi pacar dari Kenan? Atau dia akan berusaha lagi untuk menolak Kenan? Start : 25th April 2020 Completed : 22nd June 2020 #3 in love (20th May 2020 ) #1 in Humor (20th May 2020 ) #1 in Teenfiction (20th May 2020 ) #1 in Remaja (20th May 2020 ) #4 in Romance (20th May 2020 )

More details
WpActionLinkContent Guidelines