Come to me

Come to me

  • WpView
    Reads 2,838
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 11, 2020
Warning!!! Cerita diatas 19+ ~ Clarissa Ya itu nama ku dan kamu Kenrich Axton akan menjadi milikku. Dan diriku berjanji bahwa dirimu sendiri yang datang kepada ku, bukan diriku yang memuja dirimu. Akan ku pastikan itu. ~ Kenrich Clarissa diriku akan selalu membenci mu dan ku pastikan dirimu akan mendapatkan balasan apa yang sudah kau lakukan kepada nya. Dan ku pastikan dengan jiwa ku ini bahwa dirimu akan selalu tersiksa dan akan selalu ku yakini bahwa dirimu lah yang bersalah.
All Rights Reserved
#66
19
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Got It
  • [End] Behind The Wedding
  • Peran Ayah Pengganti
  • AFTER ENDING [END]
  • Before After: Marriage ✔「END」
  • Beauty and the Boss
  • Still The Same
  • Not Always Alone (Sudah Terbit)
  • The Fault

Satria Evandra Arbani, laki-laki itu hanya menginginkan bertemu kembali dengan Clara Regina Anandhina, perempuan yang dipacarinya enam tahun silam. Saat mereka masih merasakan indahnya, cinta di masa putih abu-abu. Sebuah peristiwa terjadi, mengakibatkan Satria tak bisa bertemu dengan Clara lagi. Bertahun-tahun laki-laki itu selalu mencari. Tenggelam dalam keputus-asaan dan rasa bersalah. Hingga di suatu sore, keduanya kembali bertemu. Meski Satria tahu, Clara sudah tak sama lagi seperti dulu. Perempuan itu berubah menjadi sosok dingin yang penuh luka. Satria langsung menyadari jika dirinyalah yang merubah sosok Clara. Apa yang Satria lakukan untuk membuat perempuan itu kembali padanya? Di saat ada sosok lain yang mengakui Clara sebagai tunangannya. -------------- "Pergi!" Clara memejamkan matanya erat-erat. Tak sudi menatap sosok itu. "Pergi dari sini!!!" "Ra--" suara Satria tercekat. Menatap sosok di hadapannya penuh luka. "Aku mohon--" "Pergi!" Clara terus berteriak, matanya kini menyorot nyalang. "Pergi! Pergi! Pergi!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines