My Way to You

My Way to You

  • WpView
    Reads 511
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 2, 2020
Reynold Widjaja tidak pernah menyangka bahwa ia akan berada di ambang dua pilihan, meneruskan hidupnya yang sudah jelas terpampang didepannya atau mencari tahu kehidupan masa lalunya yang sudah hilang dari ingatannya. Memorinya hilang akibat kecelakaan yang dialaminya setahun yang lalu dan sepertinya Tuhan memberikan kesempatan kedua untuknya hidup. Ia ingin terus melangkah saja, tetapi entah kenapa ia merasa ada yang mengganjal. Didalam kebingungannya, Reynold bersyukur karena ia memiliki Cecil Tirta Adi, wanita yang disayanginya dan telah menjadi tunangannya sejak sebelum ia mengalami kecelakaan itu. Akan tetapi sekretarisnya, Cathleen Sastrawati, entah mengapa selalu menganggunya. Reynold sudah berusaha bersikap baik terhadap Cathleen karena Cathleen adalah juga kakak tiri dari Cecil. Akan tetapi, entah kenapa sulit sekali untuk membangun hubungan baik dengan Cathleen. Apa yang sebenarnya terjadi?
All Rights Reserved
#824
clbk
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Girlsfriend's best Friend
  • Kata Cinta Yang Sia-Sia / Tamat
  • romantic leader
  • a New Chapter
  • Falling In Love With My Step Brother (Romantic Rainbow)
  • (Bukan) Keluarga
  • My Perfect CEO
  • The Cold Husband✅
  • Hope Was My Mistake

Shortstorry Tita benar-benar tidak mengerti arti dirinya bagi Adit. Cowok kaku, irit bicara, dewasa, yang sialnya begitu dicintai olehnya. Adit selalu menomor dua-kannya dengan Rani 'sahabat' cowoknya. Bukan sekali dua kali Adit melupakan janjinya dengan Tita, tapi berkali-kali dan alasannya lagi-lagi karena Rani. Katakanlah dirinya bodoh yang selalu mau memaafkan Adit dan melupakan kesalahannya itu, tapi lama kelamaan perasaannya sakit juga. "Hn." deheman Adit membuyarkan lamunan Tita. Tita mendongak begitu melihat Adit berdiri menjulang di hadapannya, dengan wajah flat seperti biasa. Tita tersenyum tipis, ia menyemangati dirinya dalam hati untuk menyampaikan isi hatinya. Sekarang atau tidak sama sekali, batinnya. "Ada apa? jika tidak ada sesuatu yang penting---" "Kita putus saja yaa," potong Tita dengan senyum lima jarinya. Perkataan Tita sukses membuat Adit terpaku di tempatnya. "Terima kasih untuk empat tahun terakhir ini, maaf jika aku merepotkanmu selama ini. Jaga dirimu baik-baik, jangan lupa makan yang teratur. Dan ucapkan salamku pada Rani, terima kasih telah menjagamu selagi aku tidak berada di sampingmu. Kalau begitu aku pulang, Bye Dit." Ucap Tita masih dengan senyuman meninggalkan Adit yang diam membisu di tempat. Kakinya seolah mati rasa saat Tita mengucapkan hal yang tak pernah terpikirkan olehnya. Tanpa Adit sadari setelah Tita membalikkan tubuhnya memunggungi mantan kekasihnya, saat itu lah air matanya turun dengan deras bahunya bergetar menahan suara tangisnya takut Adit mendengarnya. Tita pikir dirinya kuat untuk bertahan di samping pria yang selalu melupakannya, tapi ternyata dugaannya salah. Dia tidak sanggup lagi untuk bertahan di sisi Adit, toh selama ini yang selalu menjadi pusat dunia Adit bukan dirinya melainkan Rani-sahabatnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines