Marry My Maid

Marry My Maid

  • WpView
    LECTURES 2,786,470
  • WpVote
    Votes 7,982
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadTerminé lun., oct. 14, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
(TERSEDIA DI PLATFORM KUBACA) "Marry, bagaimana perasaanmu?" Seseorang bertanya sambil mengarahkan kameranya kepadaku, sontak aku langsung menatapnya dan tersenyum. Membuat semuanya terlihat se-natural mungkin. "Ah... entahlah, aku berdebar, dan takut. Hari ini aku akan menikah, tentu saja perasaanku seperti pengantin kebanyakan," jawabku dengan wajah semanis mungkin. Orang-orang mengenalku sebagai aktris yang cute dan murah senyum. Kalian boleh percaya akan hal itu jadi, silakan lihat gambarku. Mereka bilang, aku seperti Barbie. Ya, kira-kira begitu.
Tous Droits Réservés
#175
menikah
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Can I Ask You a Question? (END)
  • Forced Couple
  • REGATHAN [END]
  • Suddenly Marriage!?
  • Coming Home (CABACA.ID)
  • CINTA TAK BISA BIASA
  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • Love Me (END)
  • RARA||Selesai||
  • SHALL WE? (END)

Mengapa banyak orang memilih untuk menikah? Alfi kira menikah itu isinya bertukar pikiran, berbincang-bincang dan... menghabiskan waktu bersama istri yang dicintainya. Tapi ternyata ia salah! Menikah ternyata lebih dari itu. Masalah datang tanpa henti membuatnya pusing bukan kepalang. Pernikahannya seperti diterpa oleh hujan masalah, yang terasa tak kunjung-kunjung reda. Membuatnya yakin, bahwa ujian pernikahan ternyata nyata adanya. Sementara itu, Rania pikir menikah isinya, ya... senang-senang, berjalan-jalan dan melakukan adegan romantis dengan suami yang dicintainya. Tapi ternyata ia salah! Menikah sungguh sangat diluar bayangannya. Masalah hilir mudik menghampiri pernikahannya. Tak henti berdatangan bak air yang mengalir dengan deras. Membuatnya percaya, bahwa ujian pernikahan itu memang nyata adanya. Ditengah adanya perbedaan persepsi soal pernikahan dan masalah yang menerpa, bisakah keduanya menjalani bahtera rumah tangga dengan baik hingga akhir?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu