
Tersadar akan jiwa yang merana tiada hentinya engkau menyapa di dalam jiwa yang hampa , hampir setiap malam engkau datang merayuku saat mataku terpejam , namun apalah daya itu semua ilusi dan aku tersadar memilikimu hanyalah imajinasi, dirimu objek nyata yang fana , aku ingin melepas semuanya agar engkau dapat bahagia aku lakukan perjalanan hidup mengarungi samudera dan udara , aku pergi dari tempatku berdiam diri , bayanganmu akan selalu mengikutiku namun aku percaya suatu saat akan ada dirimu yang sebenarnya , bayangmu selalu menuntunku kedalam halusinasi dan menjadikan itu sebuah ilusi .All Rights Reserved
1 part