Lukisan Tanpa Kaca

Lukisan Tanpa Kaca

  • WpView
    Reads 233
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Tue, Jan 7, 2020
sebelumnya saya ingin sedikit membahas, bahwa tulisan ini dulunya hanya sebuah cerita pendek tepatnya 3-4 tahun yang lalu(2017/2018), saat tulisan ini saya terima dan temukan kembali di rak buku yang sedikit berantakan, saya yang dulunya penulis cerita ini berada pada posisi pembaca saat ini, bagaimana tidak jika tulisan ini hampir sirna begitu saja di ingatan bahkan tulisan. untukmu yang telah mengingatkanku bahwa aku pernah menulisnya, ada salam hangat dariku. Terimakasih! SINOPSIS. Rana dan Rina adalah tetangga semasa kecil, mereka juga masih mempunyai hubungan keluarga. 14 tahun mereka berteman hingga suatu ketika Rina harus bersekolah di luar kota, sedang Rana menetap dikota kelahirannya. beberapa tahun berlalu, Rana dan Rina telah lulus dari sekolah menengah atas, Rana yang tidak berminat melanjutkan pendidikannya sedang asik bermain dengan kanvas dan warnanya, Rina justru sibuk sibuknya bersiap untuk mendaftar di Universitas yang ia idam idamkan, namun sayang rejeki belum ditangannya, tahun ini ia harus pulang, mengunjungi ibunya yang ada di kampung halaman, 5 tahun tak menginjakkan kaki di kota kelahiran membuat Rina sedikit bahagia mengingat ia akan pulang kesana, mengingat ia akan bertemu kembali pada teman yang bahkan ia anggap sahabat kecilnya, Rana. "baiklah pagi ini aku ke bandara, dan siang ini aku akan bertemu dengannya" ujar Rana dengan semangat. pada pagi yang sama, Rana bertemu wanita berambut pendek disebuah coffee shop, tanpa sadar Rana jatuh hati padanya. silvia namanya, gadis yang tingginya hampir sama dengan Rana, berkacamata bulat, dan tak pernah lepas dengan buku bacaannya. Apakah Rana, Rina, Dan Silvia dipertemukan oleh semesta dalam panggung yang sama, kurasa peran waktu yang teramat penting saat ini. Semesta dan waktu selalu saja punya cara untuk mempertemukan dan memisahkan. kadang diterima, kadang tidak. namun dibalik itu semua, semesta dan waktu hanyalah kurir pengantar pesan dari yang maha mengetahui isi hati.
All Rights Reserved
#21
lukisan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • love stories (Completed)
  • Lembayung Cinta di Langit Senja (Terbit Self Publishing)
  • Hujan Yang Kesepian
  • The Coffee Crush
  • Dua Dalam Secangkir Kopi
  • Resiko
  • Warna Untuk Pelangi [✓]
  • Perihal Hati
  • Love Taste Coffee
  • Dibawah Langit Kinora (Tamat)

Ini adalah kisah cinta seorang wanita yang jatuh cinta pada sahabat nya sendiri. Hanya saja ada masalah yang terus menerus menjadi penghalang untuk kisah cinta Rania. Akankah Rania menyerah pada keadaan? Atau Rania akan memperjuangkan kisah cinta nya? Mau tau kelanjutannya? Let's reading love stories.

More details
WpActionLinkContent Guidelines