Tragedi Pengeboman di Boston

Tragedi Pengeboman di Boston

  • WpView
    Reads 259
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Wed, Sep 4, 2019
Hai! Perkenalkan namaku Kyle Yestin, kalian dapat memanggilku Kyle. Aku salah satu korban yang selamat saat mengikuti lomba marathon tepat saat pengeboman itu terjadi. Kali ini aku akan menceritakan kisah perjuanganku dan adikku saat kami berpartisipasi dalam lomba lari maraton di Boston. Pada tanggal 15 April 2013, dua bom meledak saat Maraton Boston 2013 tengah berlangsung sekitar pukul 14:50 EDT (18:50 UTC) di Boylston Street dekat Copley Square, tepat sebelum garis akhir. Ledakan ini menewaskan 3 orang dan melukai 176 lainnya. Tersangka pengeboman Dzokhar Tsarnaev ditangkap dalam kondisi terluka dan sempat dirawat di rumah sakit , sedangkan kakaknya yang juga menjadi tersangka, Tamerlan Tsarnaev tewas dalam baku tembak dengan polisi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Karam [✔]
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • [F4] Luckiest Snowfall
  • Enemies in Flames
  • Finding The Light ~ Moqeel  [COMPLETE]

Ketika berusia sepuluh tahun, aku melukis Ibu sebagai cinta pertamaku. Lalu Ayah menyebutnya pembodohan dan menikahi wanita lain sementara Ibu pergi. Ibu yang baru sudah punya anak bernama Rajah. Sejak itu, aku tidak melukis lagi. Aku tidak mencintai lagi. Ketika berusia dua belas tahun, aku dihajar penagih utang. Lalu Safir menyelamatkan keluarga kami dan mengajarkanku bahwa pendidikan itu penting. Pria ini sudah sukses. Sejak itu, aku mulai bersekolah. Aku mulai meninggalkan mimpi. Ketika aku berusia lima belas tahun, Ayah dipenjara. Lalu Ibu jadi makin gila dan adikku keluyuran entah ke mana. Kehidupan sekolahku bahkan tak lebih baik dari mereka. Sejak itu, aku jadi ragu pada realita. Dua tahun kemudian, aku bertemu Pasifika Biru. Lalu aku melihat dunia dengan cara yang baru. Pertemuan kami adalah berkah dalam hidupku. Setidaknya, aku harap begitu. --- est. Juni 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines