WHAT IS LIFE?

WHAT IS LIFE?

  • WpView
    Leituras 37
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, set 11, 2019
'Saya hidup dan saya nyata. saya sama seperti kalian semua bedanya keberadaan saya seakan tidak terlihat' Arzhalea Van Benicio. . . . "Kenapa tuhan jahat sama Alea? kenapa tuhan gak adil sama Alea? Alea juga capek di perlakuin kaya gini. Alea juga mau bahagia kaya orang-orang diluar sana. Tuhan Alea salah apa sampe dikasih cobaan kayak gini?" Kata Alea pada dirinya sendiri.
Todos os Direitos Reservados
#101
bitch
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • ANARAN
  • ARBIAN [ ON GOING ] √
  • Eimaikala
  • DANADYAKSA
  • dimana janji tersebut
  • RAYYA & REVAL (completed)
  • Because I'm Stupid (End)
  • Arsyilazka
ANARAN

Hari ini Ara sedang berada di perpustakaan bersama Nanta disampingnya yang terus saja kesal dengan tingkah laku Ara, Mengapa ia bisa menemui perempuan dengan spesies seperti Ara ini? " Nanta? Baca buku apa? " " Ara juga mau baca dong, Boleh? " " Judulnya itu apa bukunya? " " Emang Nanta gak cape liat rumus kaya gitu? " " Ara aja cape ngeliatnya " " Kok Ara dicuekin sih sama Nanta, Nanta ngomong dong. " Begitulah celotehan Ara yang membuat Nanta naik pitam, Ia sudah jengah dengan ocehan tidak jelas dari mulut Ara. " LO! LO BISA GAK SIH, GAK USAH GANGGU GUE SEHARI, LO TUH SAMA AJA KAYA CEWEK MURAHAN DI LUAR SANA YANG NGEJAR NGEJAR COWOK YANG JELAS GAK SUKA SAMA LO!! SEKARANG LO PERGI DARI SINI!!! DASAR BITCH " Bentak Nanta membuat petugas dan murid di perpustakaan menatap ke arah Ara dan Nanta. " Nanta? Setiap kata kata yang keluar dari mulut Nanta sebenarnya bikin hati Ara sakit, Tapi... Sekarang ucapan Nanta bener bener bikin hati Ara lebih sakit dari sebelumnya, Maaf kalau Ara ganggu Nanta. Sekarang Ara kecewa sama Nanta yang udah permaluin Ara disini. " Setelah mengucapkan itu Ara pergi dari perpustakaan dengan air mata yang menetes dan jalan yang masih sedikit pincang. © Adilla Basyarah

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo