We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
sekar wilengsih

sekar wilengsih

  • WpView
    Reads 223
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Nov 18, 2019
WpInfo
Fiction
Horror
Abimanyu, mahasiswa tekhnik di sebuah perguruan tinggi Yogyakarta. Secara tak sengaja memanggil arwah Sekar , hantu wanita yang bertapa 5000 tahun di dalam candi pemujaannya. Sejak hari itu Sekar terus mengikuti kemanapun Abim pergi. Dia mencintai Abimanyu, Sekar sudah memilih dan ingin Abim mati untuk bisa hidup bersamanya dalam keabadian.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Name Is Erwinda
  • "MEREKA" ADA ✔️
  • LONELY SOUL [END]
  • Sekala dan Hantu Tanpa Kepala
  •  The Exorcists. I Am Indigo! [END]
  • FEAR
  • PACARKU ADALAH HANTU (TELAH TERBIT)
  • Aleysia Heaven [Complete]
  • Indigo Bobrok [SUDAH TERBIT]
  • Setelah Koma

"Ayah!" ujar gadis kecil dipelukan Danu. "Aku sayang, Ayah!" ucapnya lagi, dan kali ini Danu benar-benar terharu. Baru kali ini ia dipanggil dengan sebutan Ayah di umurnya yang hampir kepala tiga. Danu mempercepat langkahnya menuju puskesmas terdekat, mengingat gadis itu sudah banyak kehabisan darah, lemas. Saat tiba di depan gedung putih dengan papan nama 'Puskesmas' yang terpasang di bangunan itu, gadis kecil tersebut tidak sadarkan diri lagi hingga ditangani oleh Dokter yang datang dari kota. "Apa anda ayahnya?" tanya sang Dokter usai memeriksa keadaan gadis malang itu. "Hm, a--aku... Aku bukan ayahnya ataupun keluarganya." jawab Danu. "Keponakan saya menemukannya di hutan saat kami mencari kayu bakar!" sambungnya takut dikira penculik apalagi pembunuh oleh orang lain, sungguh ia tak sekejam itu. "Oh, baiklah ikut ke ruangan saya!" Dokter menjelaskan bahwa gadis yang ia temukan itu sekarang sudah membaik, ia sangat bersyukur Danu membawanya tepat waktu kalau tidak mungkin nyawanya sudah melayang. ____ "Aku Arin, namamu siapa?" tanya keponakan Danu pada gadis yang baru pertama kali ia bawa berkeliling semenjak gadis itu dirawat. Gadis itu hanya terdiam, karena sudah lama menunggu uluran tangannya diterima Arin segera menurunkannya. Gadis itu nampak bingung, yang ia ingat hanyalah ayah. Padahal yang ia panggil ayah bukanlah ayahnya, sungguh prihatin. "Erwinda, namamu Erwinda." ucap Danu membuat semua tercengang, termasuk Dani adiknya. "Istrimu, itukan nama istrimu," ujar Arum adik iparnya itu. "Ya, kurasa nama itu cocok untuknya!" senyum kini terlukis di wajah Danu, sebelumnya hanya ekspresi datar yang ia tunjukkan setelah kepergian Erwinda istrinya. Gadis Itupun ikut tersenyum, sepertinya ia menyukai nama yang diberikan kepadanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines