My Mysterious Boyfriend

My Mysterious Boyfriend

  • WpView
    Reads 292
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 24, 2020
Bagaimana rasanya berpacaran dengan seseorang yang sama sekali wajah dan seluk beluknya tidak kita ketahui. Aneh bukan? Dan hal itu dialami oleh Meidi. Nama panggilannya Mei. Ia adalah gadis pendiam yang baik dan pintar. Mei berpacaran dengan lelaki bernama Keano tanpa tahu wajah lelaki itu. Sebenernya ini cukup aneh, namun bagi Meidi masih wajar saja karena akan ada saatnya ia bisa bertemu dengan Keano. Diwaktu yang dijanjikan. Ditambah lagi ada kedatangan seorang lelaki yang memiliki wajah dan tubuh yang sama dengan kriteria lelaki yang menjadi kekasih Meidi. Ini sungguh membuat Meidi bingung. Jadi seperti apa wajah Keano asli? Penasaran, baca aja yuk:) Jangan lupa vote dan coment .. Happy reading 🍑
All Rights Reserved
#438
end
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Maze
  • If I Don't Hurt You (END)
  • UNFRIEND
  • [COMPLETED] My Jenius Boyfriend
  • Silence [On Going]
  • Who Are You?
  • NIDA ( END )
  • The Cool Boy
  • Nadi Membenci Hati
  • Cappucino Girl (TAMAT)

Kalau Silla tahu lebih awal makna menjalin hubungan dengan Kenzo seperti apa, mungkin ia akan mempertimbangkannya lebih dulu. Mereka berpacaran tapi rasanya seperti cinta bertepuk sebelah tangan. Di awal mungkin Silla bisa menerima saja apa yang Kenzo lakukan. Sampai pada satu titik ia merasa lelah ditambah hadirnya sosok Adnan dengan segudang perhatiannya. Silla menyukai Kenzo tapi Adnan menawarkan manisnya kisah cinta remaja. Mampukah ia bertahan dengan sikap Kenzo yang terlampau dingin? Atau memilih berpindah hati pada Adnan yang humoris? ✍️✍️ "Dia bilang apa aja sama lo?" tanya kak Ken kesekian kali nya. "Kak Ken, tahu dari mana?" cicit ku menggigit bibir bawah. "Gue cowok lo bukan?" hardik kak Ken membuat ku mengerutkan dahi dengan dada yang terasa sesak. "Maaf." ✍️ ✍️

More details
WpActionLinkContent Guidelines