PELENGKAP IMAM KU

PELENGKAP IMAM KU

  • WpView
    Reads 5,629
  • WpVote
    Votes 269
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadComplete Thu, Aug 12, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
seorang prempuan yang berprofesi sebagai tentara, memiliki sikap dingin dan cuek, tapi berbeda 180 derajat saat bersama orong yg sudah diakenal dekat. dan ternya dia berjodoh dengan seorang dokter yg sangat taat ibadahnya. Yang dapat menlengkapi kekosongan imamnya dan penyempurna agamanya * cerita ini murni dari khayalan saya sendiri dan tidak berhubungan dengan pihak manapun, dan tidak ada hubunganya sama sekali dengan parah tokoh yang saya pake di dalam cerita ini*. Tapi di cerita ini ada sedikit tentang impian saya, yang ingin saya milik suaatu saat nanati. Cover by : @_ch4rl10
All Rights Reserved
#178
tentara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Catatan Hijrah
  • Hai, Pak Dokter! (TELAH TERBIT)
  • Ikhtiar Cinta Bersamamu [END/SUDAH TERBIT]
  • Air Mata Cinta Di Teras Surga ( SELESAI )
  • RADAR KEMBALI [SELESAI]
  • Surgaku Kamu [TERBIT]
  • Elshanum & Albirru
  • Rasa Dalam Sujudku

CATATAN HIJRAH. "Lo tadi pagi salat subuh di mana?" Kubuka mataku, tapi tidak fokus padanya. Satu detik, dua detik, lima, enam, sepuluh. Akhirnya aku menoleh. Ibas menatapku dengan binar yang tak kumengerti. Sepasang bibirnya mengatup. "Salat subuh itu sebagai kepala dalam ibadah. Mau lihat seseorang, lihat dari subuhnya." Kini dia bengong. Apa dia tidak tahu? "Lo salat, kan?" "Lo bisa baca Alquran? Bukan, bukan sekedar baca, tapi benar mahkrojul hurufnya juga. Yang penting tajwidnya." "Lo muslim bukan, sih? Lo tahu kewajiban seorang muslim, kan?" Kini keningku berkerut. "Dalam islam, pacaran itu haram hukumnya," bisikku mendekat padanya. Aku harap cuma dia yang dengar. -NADA * Sekian tanya itu membuat Ibas bungkam. Apa yang akan dia lakukan untuk menakhlukkan hati gadis yang malah tertawa saat dia tembak. Bagimana jungkir baliknya Ibas memunguti memori akan pelajaran yang pernah dia lupakan. Agama. Ikuti perjalanan Ibas ya, temukan jawabanya di buku ini. Penulis: Retno Nofianti.

More details
WpActionLinkContent Guidelines