"Saya pikir kemeja ini cocok untuk anda" ucap Agni, Agni memperlihatkan kemeja itu untuk Bram.
Alis Bram terangkat, ia kembali memperhatikan Agni dan lalu mengambil kemeja dari tangan Agni. Bram sengaja menyentuh tangan Agni. Bram merasakan sentuhan kulit itu, kulit itu begitu lembut seperti bayi.
"Terima kasih" ucap Bram.
"Setelah itu, carikan jas hitam untuk saya" ucap Bram lagi.
Bram lalu melangkahkan kakinya masuk ke kamar pass. Bram mencoba kemeja pilihan Agni. Pilihan tidak diragukan lagi, sangat pas padahal ia pikir wanita itu memilihnya asal, tapi lihatlah, tanpa memandang ukuran, wanita itu seakan tahu apa yang pas di tubuhnya.
Bram keluar dari kamar pass, ia menatap Agni tepat di hadapannya, wanita itu tersenyum kembali kepadanya. Senyumnya begitu manis, hatinya kembali berdesir.
"Anda sangat cocok memakainya" ucap Agni.
"Ini jas pilihan saya, jas ini sangat pas untuk anda" Agni menyerahkan jas berwarna hitam itu, kepada Bram.
Grizelle Ivana Adhitama,
Perempuan yang sedari kecil tinggal di panti asuhan, ia bercerai karena mantan suaminya ketahuan selingkuh dan membohongi dirinya selama ini.
Kegagalan dalam pernikahan pertamanya membuat Grizelle belajar untuk menjadi wanita yang tegas, cerdas dan mandiri.
Enam bulan berlalu, ia dilamar oleh duda beranak dua. Dengan penuh harapan, Grizelle bertekat untuk menjadikan pernikahan ini yang terakhir kalinya.
Edric Hamilton Ephraim,
Edric merupakan Pengusaha sukses dan nomor satu di Berlin, kepribadiannya semakin dingin saat bercerai dengan mantan istrinya.
Ia semakin dingin, arogan, kasar, dan sangat tertutup. ia menutup akses para wartawan untuk mengetahui kehidupan pribadinya.
Ia memiliki dua anak lelaki yang berbeda usia, Elvan dan Asher. Anak lelaki yang tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu dan juga dirinya.
Hingga satu permintaan yang sangat sederhana namun begitu berat untuk ia berikan, menjadikan Grizelle sebagai ibu sambung untuk kedua anaknya.
.