LARAS
  • WpView
    LECTURAS 578
  • WpVote
    Votos 28
  • WpPart
    Partes 37
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, oct 30, 2020
Ryan menatap laras. Wanita yang sangat ia cintai sedang terluka, laras membalas tatapan ryan dan menjatuhkan tubuhnya ke dalam pelukan ryan. "Aku harus apa? Kenapa aku terlalu percaya sama orang itu?! Sejuta janji yang dia kasih dan aku kasih semua hati aku buat dia, sakit yan.. A..a..aku pikir dia yang terbaik" ucap laras dengan nada suara yang parau. Lelaki itu hanya terdiam membiarkan wanitanya menangis dan menumpahi semua kekesalan yang ada dihatinya. "Di depan dia aku harus bersikap apa? Kenapa dia jahat?!" tidak ada lagi kata yang keluar dari mulut laras hanya suara tangisan dan isakan yang dapat di dengar oleh ryan. Hati ryan tergores sangat dalam. Tangisan dan isakan laras seolah menyentuh dalam hatinya. Rasa benci bercampur dendam sekarang ada dihati ryan.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Akhir Sebuah Senja
  • "LOVE AGAIN"
  • [End] Impossible Possibility
  • Classy Boys
  • Love Makes Sad
  • Angkasa Membenci Hujan (Masih Lengkap-END)
  • Izinkan sekali saja
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Beyond The Darkness
  • RINJIN;PERJUANGANKU

"La hati gue sakit, gue cemburu La." gumam Daffa dalam hati dengan dada sesak melihat orang yang dia cintai, malah begitu mencintai Galih laki-laki paling brengsek yang pernah ia kenal. "Gue mohon lo jangan nangis La,"ujar Daffa mengusap puncak kepala Laras, Sedangkan ditempat lain sorot mata coklat sedang melihat kejadian itu dengan tubuh yang menegang dan dada yang seketika menjadi sesak. Ia adalah Reno "Daf, kenapa harus Laras?", ucapnya tanpa suara sambil menahan sesak di dadanya. ketika Laras tenggelam dalam pelukan Daffa.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido