Claudya
  • WpView
    LECTURAS 186
  • WpVote
    Votos 25
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, jul 7, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
"STOP ...!" teriak seorang wanita dari arah pintu gedung dimana tempat acara pernikahan diselenggarakan. Mendengar teriakan itu, sekarang semua mata tertuju kearah suara itu. Sumua tamu nampak bingung dengan apa yang terjadi dan bertanya-tanya siapa gerangan orang yang menyuruh acara diperhentikan. "Alma," desis Pak Burhan Papa dari mempelai laki-laki. "Kak Alma," desis Mama dan Papa mempelai wanita. "Ibu," Claudiya menatap heran ibunya. Wanita terus berjalan kedepan dimana mempelai wanita dan pria sedang menatap bingung kearah wanita itu. Sekarang jelas diraut wajahnya wanita menggambarkan kekhawatiran. Saat sampai dekat mempelai Alma langsung disambut oleh Tamu yang menjadi Mama angkat Claudiya. "Ada apa kak, kenapa Kakak suruh berhenti pernikahannya?" tanya Rani tampak bingung melihat tingka Alma. "Rani, pernikahan ini tidak bisa terjadi," jawab Alma dengan meneteskan air mata melihat anaknya. "Kenapa Kak?" "Iya, kenapa Bu? Kenapa pernikahan kami tidak boleh terjadi?" tanya Calaudiya nampak bingung. Sedang Bram hanya menatap Ibu mertuanya bingung. "Pokoknya pernikahan ini tidak boleh terjadi, kalo kalian tetap bersikeras ini terjadi maka malapaka akan menimpa kalian. Kalian akan dikituk Tuhan," jelas Alma histeris. "Jelaskan pada ku Bu kenapa?" "Alma menatap kearah Burhan yang sekarang ini juga lagi gelisah, "kalian tidak ditakdirkan bersatu, maafkan Ibu. Hiks ... hiks ... hiks... karna kalian ... karna kalian ... sedarah nak ...." Semua orang mendengar penjelasan Alma nampak syok. Mereka saling berbisik, kenapa ini bisa terjadi?" "Iya, nak kalian sedarah yang berarti kalian saudara kandung," Alma menambah penjelasannya. "Kenapa sampai bisa Bu, aku belum mengerti," Claudiya nampak lebih syok mendengar penjelasan ibunya. "Klo Kalian tidak percaya coba tanya pada dia," Alma menjuk kearah Burhan yang saat ini menunduk saja. "Pa apa benar pa yang dikatakan Ibu?" tanya Bram pada Papa, tapi papanya hanya mengangguk saja membenarkan penjelasan Alma.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Dendam Cinta Sehati
  • My Hottest Daddy [Hottest Series#3]
  • My Gorgeous Sissy
  • Suami Superior (21+)
  • Cinta Terbagi
  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • Dear Husband [TAMAT]
  • DIKANESHA
  • Kami yang Berdosa

melakukan penyamaran?menikahi laki-laki yang asing baginya? menjadi seorang ibu diusia muda dan belum mempersiapkan diri, ah ini seperti kejutan yang nyata, niatnya hanya ingin menyembunyikan siapa indentitasnya dan memulai hidup baru, kenyatannya berbeda ada orang membuka indentitasnya secara nyata mengakibatkan pernikahannya diambang batas hancur, untungnya laki-laki asing itu sabar dan menerimanya tanpa memandang apapun.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido