Two Women In One Heart

Two Women In One Heart

  • WpView
    Leituras 7
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, jun 30, 2020
Tak pernah ada yang namanya kebetulan. semua sudah ditakdirkan oleh yang maha kuasa. yah perjalanan hidup yang kita alami semua nya adalah takdir. Termasuk pertemuan ku dengan nya. pertemuan yang tak disengaja. bukan, bukan cinta pada pandangan pertama yang aku alami. Hanya sebuah kisah klise yang mungkin pernah kamu alami juga. ketika sebuah takdir mempermainkan hati. Tentang sebuah rasa yang tidak mungkin bisa bersama. Bagaikan semesta sengaja memisahkan hati mereka. Bingung bikin sinopsis nya gimana🙈 lanjut baca aja yuu sebagian adegan di cerita ini merupakan real story'
Todos os Direitos Reservados
#84
klise
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Erlangga
  • ARCHI
  • lOVe Story
  • Cinta Bertemu Kembali
  • Fall for You
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Memory Of First Love [Completed] ✓
  • Still Ours [Hiatus]
Erlangga

Erlang selalu berpikir bahwa cinta adalah sesuatu yang bisa ia genggam erat. Bahwa ketika dua orang saling mencintai, mereka akan tetap bertahan, apa pun yang terjadi. Tapi nyatanya, itu hanya keyakinan naif yang perlahan hancur di hadapannya. Pacarnya pergi karena dia sudah menemukan yang baru. Semua janji, semua rencana masa depan, semuanya runtuh dalam sekejap. Erlang hanya bisa menatap kepergiannya, bertanya dalam hati, "Apa aku kurang baik?" Belum juga ia berdamai dengan kehilangan itu, takdir menamparnya lebih keras. Sahabatnya, satu-satunya orang yang mengerti dia tanpa banyak bicara, pergi-bukan karena memilih, tapi karena kehidupan memutuskan demikian. Kali ini, kepergian itu benar-benar untuk selamanya. Tidak ada kesempatan untuk meminta maaf, tidak ada lagi tawa yang bisa dibagi. Ditinggalkan oleh orang yang ia cintai, kehilangan orang yang selalu ada untuknya-Erlang berpikir, mungkinkah ia memang ditakdirkan untuk sendiri? Namun, di tengah kehancurannya, ada satu orang yang tetap di sisinya. Seseorang yang tak banyak bicara, tapi selalu tahu kapan harus mendengar. Sahabat yang tidak pernah menjanjikan apa pun, tapi selalu ada tanpa diminta. Dan dari sana, tanpa Erlang sadari, luka yang ia pikir tak akan sembuh perlahan mulai menemukan cahaya. Cinta yang ia kira sudah mati, ternyata masih punya kesempatan untuk hidup kembali. Apakah Erlang siap membuka hatinya lagi? Atau masa lalu akan terus menghantuinya?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo