Memorable Moments [Terjadwal]

Memorable Moments [Terjadwal]

  • WpView
    Reads 1,644
  • WpVote
    Votes 397
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 10 hours ago
------- Kisah ini berlatarbelakang organisasi KEPRAMUKAAN ------- Dilengkapi dengan: ⚜ Sandi Morse (tertulis/foto) ⚜ Sandi Kotak (dalam bentuk foto) ⚜ Sandi Rumput (dalam bentuk foto) ⚜ Sandi Kompas (dalam bentuk foto) ⚜ Kode Ponsel (tertulis/foto) ⚜ Sandi AN-AZ (tertulis/foto) ⚜ Sandi Hellen Keller (dalam bentuk foto) ⚜ Sandi Angka (tertulis/foto) ⚜ Sandi Jepang (dalam bentuk foto) Dll. 📝📝📝 "Nah, karena sekarang lo udah senyum, dan berhubung lo belum kenal gue... si tampan yang paling mempesona ini, mau berkenalan?" tanya laki-laki tersebut mengulurkan tangan. Keyna menjabat uluran tangan laki-laki ini meski sedikit ragu. "Ekhm, ekhm... cek suara, cek suara. Nama: Kevin Julian al-Hafidz, cukup di panggil Kevin, ehh... abang juga boleh, gue suka anak kecil dan di depan gue ini juga masih anak kecil. Lahir di ranjang rumah sakit alias ruang bersalin, jam 10.03 sesuai jam di ponsel Papa pas lagi di rumah sakit, sekitar 17 tahun lalu, tepatnya tanggal 27 Juli 1999. Dan perlu lo tau, Kevin dalam bahasa Irlandia artinya anak muda yang tampan, dan itu sesuai sama gue sekarang yang emang bener-bener tampan, Julian meskipun dalam bahasa Indonesia artinya ya... lahir di bulan Juli, tapi kalau menurut bahasa Jerman artinya adalah orang yang rendah hati, serta al-Hafidz yang berasal dari bahasa Arab yang artinya penjaga atau pelindung. Jadi, gue di takdirkan ada di sini nemenin lo, sesuai sama arti nama gue, 'anak muda yang tampan, rendah hati, yang lahir di bulan Juli, ditakdirkan sebagai penjaga dan pelindung', buat lo." Kevin mengedipkan sebelah matanya, menutup pidato panjang lebarnya hanya untuk sebuah perkenalan. Keyna terdiam sejenak, meski akhirnya mengangguk walau ragu. "Keyna," singkatnya perkenalkan diri dengan sedikit senyuman. "Tahan... Tahan... Kevin anak baik ya Allah... Anti mengumpat." 📝📝📝 #Mulai dipublish 21 September 2019 💖💖💖 Cover: pic hasil comot di internet. Maafkan apabila itu foto kali
All Rights Reserved
#10
kevin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝑲𝒂𝒇𝒆𝒊𝒏𝒎𝒖! ♥︎
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • AXELLE [END]
  • Kalaya [END]
  • Mahkota Impian Santri ✓[END]
  • ARLANDIRA (TAMAT)
  • Rintik Hujan
  • True Love??!
  • Happy [ Sudah Terbit ]

𝘞𝘢𝘳𝘯𝘪𝘯𝘨 ❗ 𝐂𝐄𝐑𝐈𝐓𝐀 𝐈𝐍𝐈 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐀𝐍𝐃𝐔𝐍𝐆 𝐔𝐖𝐔 𝐓𝐈𝐍𝐆𝐊𝐀𝐓 𝐀𝐊𝐔𝐓!! 𝐉𝐈𝐊𝐀 𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊 𝐊𝐔𝐀𝐓 𝐍𝐆𝐆𝐀𝐊 𝐔𝐒𝐀𝐇 𝐁𝐀𝐂𝐀!! 📢 𝐒𝐄𝐁𝐀𝐆𝐈𝐀𝐍 𝐂𝐄𝐑𝐈𝐓𝐀 𝐃𝐈𝐏𝐑𝐈𝐕𝐀𝐓, 𝐅𝐎𝐋𝐋𝐎𝐖 𝐒𝐄𝐁𝐄𝐋𝐔𝐌 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐀𝐂𝐀. 𝐓𝐊𝐒. 💓 "Annaya Carlissa cuman milik Sandy Mahanipuna!" tegas Sandy. Sandy Mahanipuna, cowok tampan, pintar, dan cuek telah termakan kata-katanya sendiri. Seorang gadis berhasil memporak-porandakan perasaannya. Jika dulu katanya ia tidak akan menyukai gadis gatel+lemot seperti Naya, maka sekarang keadaan terbalik. Ia tidak ingin melepaskan gadis itu. ------ "Barusan Lo pulang sama siapa?" Naya menoleh, kakinya mundur satu langkah. Jantungnya selalu berdegup kencang setiap kali ditatapi seperti itu. "K-Kak Sandy?" cicitnya pelan, kalut dan tidak tahu harus berbuat apa. Melihat Naya yang kegugupan seperti itu, membuat Sandy jadi tidak tega untuk menatapinya tajam. Tapi, mau bagaimana lagi ia sudah terlanjur kesal melihat Naya diantar oleh pria lain selain dirinya. Apalagi itu adalah Louis--pria yang terang-terangan mengobarkan bendera perang padanya sejak pertama kali bertemu. Sandy mendekat pada Naya, lalu mencekal tangan Naya. "Ikut gue!" titah Sandy menarik Naya. ------ "Nay, harusnya Lo gue hukum. Lo udah lemah di depan cowok lain. Lo nggak ingat janji, Lo?" "Naya, Naya udah berusaha. Tapi, tapi Louis yang-" "Nggak usah sebut nama cowok sialan itu!" "Eh? I, iya." "Kita pulang!" ----- HIGHEST RANK 💎 #1 in Percintaan (6/8/22) #2 in Remaja (5/8/22) #4 in Posesif (5/8/22) #6 in Teenfiction (5/8/22)

More details
WpActionLinkContent Guidelines