Love In Class

Love In Class

  • WpView
    Reads 362
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 16, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
- bercerita tentang cinta, impian, dan halu - bagaimana bisa Diva Amala Zahran melupakan kenangan yang begitu manis bersama seseorang yang menjadi cinta pertamanya yaitu Arsenio Adhyastha Brigit seorang cowok yang tidak disangka dapat mengubah kehidupannya di SMA Permata menjadi sejarah yang tidak bisa dilupakan. - "Diva tuh dicariin sama Gema, rindu katanya" ucap Arsen berbisik "Lo tuh ngapain ngecomblangin gue sama Gema padahal lo sendiri juga suka sama gue" jelas Diva yang membuat Arsen diam seribu bahasa "Lo kalau ditembak milih siapa yang nembak gue atau Gema?" tanya Arsen spontan dengan menatap Diva "Matilah gue ditembak"
All Rights Reserved
#954
kisahremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lantas (END)
  • AKALA ; My heart beats for Miss
  • DEAR LOVE
  • GRIZLEN {On Going}
  • Why Friend?
  • 𝐓𝐫𝐮𝐬𝐭𝐰𝐨𝐫𝐭𝐡𝐲 𝐖𝐢𝐭𝐡 𝐋𝐚𝐧𝐠𝐚 [END✔️]

PERINGATAN ⚠️ Di beberapa part terdapat adegan kekerasan dan kata-kata kasar! ------------------------- Navisha Aqila Anastasia, gadis berambut sebahu berusia 17 tahun, adalah siswi cerdas yang selalu menjadi kebanggaan sekolahnya. Memasuki awal kelas 12, ia dipertemukan dengan Arzan Nauval Abraham, siswa yang harus mengulang tahun terakhirnya. Awalnya, mereka hanyalah dua orang asing yang kebetulan duduk di bangku yang sama. Namun, waktu demi waktu menghapus jarak di antara mereka, mengubah pertemuan biasa menjadi kisah yang tumbuh di sela tawa dan diam-diam yang saling mengerti. Hingga suatu hari, ada satu hal yang menyangkut orang tua mereka yang memaksa mereka untuk menjaga jarak, seolah perasaan yang sudah terlanjur tumbuh harus dibekukan begitu saja. Haruskah mereka menyerah pada ego orang tua mereka? Atau justru melawan demi kebahagiaan yang mereka yakini? ~~~ "Terima kasih, karena pernah menjadi rumah, meski bukan yang terakhir."

More details
WpActionLinkContent Guidelines