Perasaan Yang Tidak Pernah di Hargai

Perasaan Yang Tidak Pernah di Hargai

  • WpView
    LETTURE 10
  • WpVote
    Voti 2
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, set 7, 2019
"Laudya adalah seorang perempuan yang lemah lembut." ia menyukai seorang lelaki yang ganteng dan lucu bernama Efran. "Dani adalah lelaki yang suka dengan orang yang senang bergaul pada siapa saja." Setelah beberapa bulan kemudian Laudya menyukainya, dan Efran selalu bermain dengan Laudya. Semenjak Laudya menyukai Efran."Laudya menceriatakannya ke sahabatnya ialah Adelia. "Akhirnya Adelia membocorkan kepada teman yang lainnya bahwa Laudya menyukai pada Efran. Kemudian Efran dan Adelia juga sekarang mulai semakin dekat pertemanannya ~•~•~• "Dan mereka dua seorang sahabat saling menyukai dengan satu cowok" Adelia juga mulai menyukai dan mencintai si Efran. Laudya merasa sedih bahwa Adelia sahabatnya pun mulai menyukai pada Efran. "Dan Laudya pun mulai merasa bingung, kenapa dengan sikap si Efran semakin lama semakin hari menghindarinya" hanya karena Adelia mulai dekat sama Efran. ~•~•~• Dan Laudya pun berkata dengan dalam hati "kok semakin lama si Efran menghindari aku ya... kenapa dengan dia?" Tiba-tiba salah satu teman dari Laudya yaitu Intan berkata "kamu suka sama Efran iya?" Laudya bingung dan terdiam seketika. Lalu ia ''menjawab ragu'' i..yaa siapa yang mengatakan kepadamu bahwa, aku menyukai dia? "Adelia yang mengatakan nya kepada ku.' "Laudya pun semakin marah kepada sahabatnya si Adelia karena juga sudah menyukai pada kekasihnya si Efran."
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • There's Love In My Friendzone
  • My Lovely Brondong
  • Teman Hidup [TAMAT]
  • Elvina [COMPLETED]
  • Junara
  • My Bad Boy Friend
  • My Badboy Boyfriend
  • If Only..
  • Melody Arthadiesa

Tapi, kita terjebak dalam satu istilah yaitu "friendzone" kenapa harus ada cinta di antara persahabatan kita? Dan kenapa lo gabisa nganggep gue untuk lebih dari seorang sahabat lo? Gue ingin lebih dari itu. Apakah gue salah? Apa gue egois karena memimpikan sesuatu yang gamungkin terjadi? Lo baik, lo care, lo selalu ada disamping gue, lo selalu dengerin omelan gue, lo selalu nasehatin gue. Lo yang salah karna bikin gue nyaman dan ngerasa kalo kita ini lebih dari seorang sahabat. Anehnya, gue gak suka liat lo deket dengan perempuan lain, gue gak suka liat lo ngobrol sama perempuan lain, gue gak suka liat lo bercanda sama perempuan lain, gue gak suka liat lo pergi pulang bareng sama perempuan lain. Apa gue semakin egois karna gue pengen lo cuma ada di deket gue? Ya walaupun kita hanya sebatas FRIENDZONE. Ada cinta tapi tak ada status. Sama sama saling suka but sama sama gabisa untuk ningkatin status sahabat ini menjadi pacar. Oke. Happy reading guyz!

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti