Daya Yudha [CERPEN]

Daya Yudha [CERPEN]

  • WpView
    Reads 409
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Wed, Oct 23, 2019
Belum sempat memasukkan kunci ke dalam slot, seseorang menepuk bahunya. Pemuda bertelanjang dada tersenyum ramah kepadanya kala mata mereka bertemu. Jarit sawat membelit pinggangnya. Jamang melingkar di kepalanya. Namun, Yuda tidak acuh dan segera memasukan kontak motornya untuk membuka bagasi sebelum teman-temannya menggiringnya ke dalam lagi. Mendadak satu sel otaknya merangsek. Mengingatkan kembali siapa yang baru saja dilihatnya. Yuda berbalik badan. *read 'dis story in second chapter Start: 26 Oktober 2019 🚩bye bye plagiat...
All Rights Reserved
#41
battle
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Garis Takdir Sera [ON GOING]
  • Buku Sihir Calon Arang
  • RUMAH SINGGAH ✔️
  • MATA-INDIGO Bangkitnya Kegelapan (Lanjut)
  • Garis Singgung Dua Dimensi
  • (Book 2) Pertarungan Terakhir di Bhumi Javacekwara (END)
  • Rassenkrieg: Absquatulate
  • Am I a Queen?
  • 𝐁𝐄𝐂𝐎𝐌𝐈𝐍𝐆 𝐀 𝐌𝐎𝐓𝐇𝐄𝐑 𝐎𝐟 𝐓𝐖𝐈𝐍𝐒 {Slow Update}

CERITA INI HASIL KARANGAN PENULIS SENDIRI, JIKA TERDAPAT KESAMAAN ALUR, TEMA, ATAU NAMA TOKOH, ITU MURNI KETIDAKSENGAJAAN❗ PLAGIAT DILARANG MENDEKAT❗❗❗ wallahi, aku tidak ridho jika seenaknya di plagiat dengan orang yang tidak punya hati. "Jika bahagia ku terletak di mimpi, maka aku rela tidur selamanya" - Anasera Lavanya Dikara Takdir tidak ada yang tahu, seperti kapan kita kembali ke sang maha pencipta, bisa esok, lusa atau bahkan beberapa jam kemudian, seperti yang terjadi di keluarga Dikara. Keluarga yang sangat di impikan oleh semua orang yang melihat keharmonisan keluarga itu, siapapun yang melihat nya pasti berandai-andai ingin mempunya keluarga seperti itu. Tetapi, takdir berkata lain, 17 tahun yang lalu keluarga harmonis itu mengalami musibah yang menyebabkan tidak ada lagi keharmonisan dalam keluarga itu, yang ada hanya perang dingin setiap hari nya, cacian-cacian keji, tangisan yang setiap menit di terima oleh gadis cantik yang lugu dan di cap pembunuh oleh keluarga nya sendiri. Jangan jadi pembaca gelap ya guysss! hargai usaha penulis dengan cara vote🔥 thank u yang sudah meluangkan waktunya untuk mampir🤍🤍🫂

More details
WpActionLinkContent Guidelines